Persija Jakarta Resmi Berpisah dengan Mauricio Souza, Target Tak Tercapai Meski Catat 71 Poin
JAKARTA, Inibalikpapan.com – Persija Jakarta resmi tidak memperpanjang kontrak pelatih Mauricio Souza yang berakhir pada penghujung musim BRI Super League 2025/2026.
Keputusan ini diambil manajemen setelah target Juara Super League 2025/2026 gagal tercapai, meskipun tim menunjukkan performa kompetitif sepanjang musim.
Direktur Persija, Mohamad Prapanca, menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan Mauricio Souza selama menangani Macan Kemayoran.
“Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target, kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan,” ujarnya, dikutip dari laman klub.
Di bawah asuhan Mauricio, Persija sebenarnya mencatatkan pencapaian cukup impresif dengan mengoleksi 71 poin dari 22 kemenangan, lima hasil imbang, dan tujuh kekalahan.
Catatan tersebut menjadi perolehan poin tertinggi klub dalam satu dekade terakhir sejak kompetisi kembali menggunakan format satu wilayah.
Selain itu, Mauricio juga dinilai berhasil membangun identitas permainan tim yang kuat, dengan gaya bermain agresif, dominan, serta berani menekan lawan di berbagai situasi.
Tak hanya Mauricio, Persija juga mengakhiri kerja sama dengan jajaran staf pelatih, yakni Italo Bartole Resende (asisten pelatih), Vitor Branco da Cruz (pelatih fisik), Gerson Rodrigues Rios (pelatih kiper), Caio Araujo (analis), serta Claudio Luzardi (interpreter).
Meski berpisah, manajemen tetap memberikan doa terbaik bagi Mauricio dan tim pelatihnya untuk perjalanan karier selanjutnya.
“Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya,” tambah Prapanca.
Saat ini, Persija tengah bergerak cepat mencari pelatih baru untuk menyambut musim 2026/2027.
“Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara,” tegasnya.
BACA JUGA
