Pertamina Tambah Lima Titik Pertalite di Balikpapan, Antrean Mulai Diurai
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pertamina menambah lima titik penyaluran Pertalite di Balikpapan setelah antrean BBM menjadi persoalan di sejumlah SPBU. Stok juga diperkuat, nozel ditambah, sementara dua SPBU Biosolar kini melayani 24 jam untuk memberi lebih banyak pilihan waktu kepada masyarakat.
Penguatan layanan dilakukan Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan sejak Rabu (10/6/2026) dengan menambah pengiriman Pertalite ke Balikpapan.
Stok BBM di SPBU juga ditingkatkan melalui build up stock, sehingga ketersediaan Pertalite diharapkan tetap terjaga selama jam pelayanan.
Lima titik tambahan penyaluran Pertalite diprioritaskan untuk kendaraan roda dua, yakni:
• SPBU Teritip dan SPBU Batakan di Balikpapan Timur.
• SPBU Grand City dan SPBU Jalan MT Haryono depan Majesty di Balikpapan Utara.
• SPBU Kebun Sayur di Balikpapan Barat.
Penambahan titik tersebut ditujukan untuk memperluas akses sekaligus membagi kepadatan kendaraan agar tidak terpusat di SPBU tertentu.
Nozel Pertalite Ditambah
Selain membuka titik penyaluran tambahan, Pertamina menambah nozel Pertalite di SPBU Karang Anyar dan SPBU Gunung Guntur.
Penambahan nozel ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas pengisian dan mempercepat pelayanan kepada konsumen.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun mengatakan penguatan layanan dilakukan dengan melihat kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami memahami bahwa antrean BBM turut berdampak pada kenyamanan masyarakat dan kelancaran aktivitas usaha di sekitar SPBU,” ujar Edi.
Menurut dia, Pertamina juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan untuk mengatur jam operasional SPBU agar pelayanan BBM tetap optimal sekaligus meminimalkan dampak antrean terhadap lingkungan sekitar.
Dua SPBU Biosolar Dibuka 24 Jam
Penguatan layanan juga dilakukan untuk Biosolar. Jam operasional diperpanjang menjadi 24 jam di SPBU Kilometer 13 dan SPBU Kilometer 15.
Dengan layanan sepanjang hari, masyarakat memiliki pilihan waktu yang lebih luas untuk mengisi BBM. Langkah tersebut juga diharapkan dapat membagi kepadatan kendaraan yang biasanya terkonsentrasi pada jam tertentu.
Pertamina turut menyiapkan mobil tangki cadangan, melakukan evaluasi layanan secara berkala, serta mengoptimalkan petugas pengatur antrean atau marshal di SPBU.
Pengawasan bersama aparat penegak hukum juga diperkuat untuk memastikan penyaluran Biosolar subsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
Antrean BBM Balikpapan Jadi Perhatian
Bagi warga, persoalan antrean bukan hanya soal waktu menunggu di SPBU. Kepadatan kendaraan juga dapat memengaruhi kelancaran aktivitas harian dan usaha di sekitar lokasi.
Karena itu, penambahan titik Pertalite, stok, nozel, jam operasional, hingga pengaturan antrean diarahkan untuk membuat akses BBM lebih tersebar di sejumlah wilayah Balikpapan.
Pertamina juga memperkuat koordinasi dengan Pemkot Balikpapan, APH, dan pengelola SPBU agar pelayanan BBM berjalan tertib dan penyaluran BBM bersubsidi tetap tepat sasaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah tertib mengikuti antrean dan arahan petugas di SPBU. Dukungan seluruh pihak sangat penting agar pelayanan BBM kepada masyarakat tetap berjalan aman, tertib, dan lancar,” kata Edi.
Informasi mengenai produk dan layanan Pertamina dapat diperoleh melalui Pertamina Customer Solutions 135 yang melayani selama 24 jam. Informasi terbaru juga tersedia melalui media sosial resmi @pertaminapatraniaga dan @pertamina135.***
Sumber: Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan
Editor: Rizki
BACA JUGA
