Polda Kaltim Gerebek Kampung Narkoba di Samarinda, 182 Poket Sabu dan Uang Rp25,7 Juta Disita

Tim Khusus Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur melakukan penggerebekan di kawasan yang diduga menjadi lokasi peredaran narkotika di Gang Kedondong, Samarinda
Tim Khusus Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur melakukan penggerebekan di kawasan yang diduga menjadi lokasi peredaran narkotika di Gang Kedondong, Samarinda (foto : Polda)

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Tim Khusus Polda Kalimantan Timur menggerebek lokasi yang diduga menjadi pusat peredaran narkotika di kawasan Gang Kedondong, Samarinda.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan dua tersangka berinisial ID dan HY, setelah sebelumnya menerima laporan masyarakat terkait maraknya transaksi narkoba yang meresahkan di wilayah itu.

Saat penggerebekan di Kampung narkoba tersebut, kedua pelaku tak berkutik setelah petugas menemukan barang bukti narkotika jenis sabu dalam jumlah besar.

Dari tangan tersangka, polisi menyita 182 poket plastik klip bening berisi sabu dengan total berat mencapai 69,12 gram. Selain itu, diamankan pula tiga unit telepon genggam serta uang tunai sebesar Rp25.700.000 yang diduga merupakan hasil transaksi narkotika.

Kabid Humas Polda Kaltim, Yuliyanto, membenarkan pengungkapan kasus tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka ID berperan sebagai pemantau atau “sniper” sekaligus pembawa barang, sementara HY bertindak sebagai penjual dan pengumpul uang hasil transaksi.

“Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polda Kaltim dalam memberantas peredaran narkotika, khususnya di wilayah yang kerap dijadikan lokasi transaksi,” ujarnya.

Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolda Kaltim untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain di balik peredaran narkoba tersebut. / Polda

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses