IKN Fun Day Hadirkan Dongeng Interaktif, Anak-anak Diajak Lepas dari Gawai dan Bayangkan Kota Masa Depan

Suasana hangat terasa dalam kegiatan mendongeng yang menjadi bagian dari rangkaian “IKN Fun Day” selama periode libur Kenaikan Yesus Kristus di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN).
Suasana hangat terasa dalam kegiatan mendongeng yang menjadi bagian dari rangkaian “IKN Fun Day” selama periode libur Kenaikan Yesus Kristus di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN). (foto : Humas IKN(:

NUSANTARA, Inibalikpapan.com — Suasana hangat dan penuh interaksi terasa di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara saat kegiatan mendongeng menjadi daya tarik dalam rangkaian “IKN Fun Day” selama libur Kenaikan Yesus Kristus.

Kegiatan ini menghadirkan Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna A. Safitri, yang turun langsung bercerita kepada anak-anak yang datang bersama keluarga.

Lebih dari sekadar hiburan, kegiatan ini dirancang sebagai ruang edukatif yang mendorong anak-anak berinteraksi langsung tanpa ketergantungan pada gawai.

“Ini bagian dari IKN Fun Day untuk memberi alternatif aktivitas keluarga, sekaligus mengajak anak-anak bergerak dan berinteraksi,” ujar Myrna.

Dongeng Interaktif Kenalkan Satwa Kalimantan

Dalam sesi tersebut, Myrna membawakan dongeng improvisasi tentang satwa khas hutan Kalimantan. Cerita disampaikan secara interaktif dan dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak.

Pendekatan ini tidak hanya mengenalkan keanekaragaman hayati, tetapi juga mendorong anak-anak untuk berpikir dan berimajinasi tentang lingkungan sekitar.

“Bukan sekadar fabel, tapi cerita tentang satwa yang benar-benar ada di Kalimantan, sekaligus memberi ruang bagi anak-anak menyampaikan harapan mereka,” jelasnya.

Anak-anak Diajak Bayangkan IKN Masa Depan

Menariknya, dalam sesi dialog, anak-anak diminta menggambarkan kota impian mereka. Beragam jawaban spontan muncul, mulai dari keinginan akan lebih banyak pohon, bunga, hingga fasilitas seperti kafe.

Menurut Myrna, pendekatan ini penting karena anak-anak saat ini akan menjadi generasi yang hidup di IKN pada 2045.

“Suara mereka penting. Ini cara sederhana tapi efektif untuk mendengar perspektif anak-anak tentang masa depan IKN,” ujarnya.

Ruang Publik Inklusif dan Ramah Keluarga

Selain dongeng, IKN Fun Day juga menghadirkan berbagai aktivitas seperti permainan tradisional, mewarnai, video edukasi, hingga area catur bagi orang dewasa.

Seluruh kegiatan dirancang untuk menciptakan ruang publik yang inklusif, nyaman, dan mendorong interaksi keluarga tanpa dominasi gadget.

“Kami ingin dalam beberapa waktu, anak dan orang tua bisa lepas dari gadget dan menikmati aktivitas bersama,” tambah Myrna.

OIKN Ajak Masyarakat Datang Langsung

Sementara itu, Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan pentingnya kehadiran masyarakat untuk melihat langsung perkembangan IKN.

Menurutnya, kunjungan langsung dapat memberikan pemahaman yang utuh sekaligus menangkal informasi keliru yang beredar.

“Melihat langsung itu penting. IKN terbuka untuk masyarakat dan terus dibangun sesuai rencana,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa IKN tidak hanya dikembangkan sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai ruang hidup yang ramah anak, edukatif, dan inklusif bagi seluruh masyarakat. / Humas IKN

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses