Polresta Balikpapan Perkuat Satkamling, 60 RT Diedukasi Tangani Keamanan hingga Kebakaran
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Upaya menghidupkan kembali budaya ronda dan keamanan lingkungan terus diperkuat oleh jajaran kepolisian di Kota Balikpapan. Melalui kegiatan peningkatan kemampuan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling), Polresta Balikpapan mengumpulkan puluhan ketua RT untuk mendapatkan edukasi tentang penanganan gangguan keamanan dan keselamatan masyarakat.
Kegiatan tersebut menghadirkan sebanyak 60 ketua RT dari berbagai wilayah di Kota Balikpapan. Selain materi mengenai tugas pokok Satkamling, peserta juga mendapatkan pembekalan terkait penanganan kebakaran, pertolongan pertama saat kondisi darurat, hingga cara menghadapi kemunculan ular di lingkungan permukiman warga.
Plt Kasat Binmas Polresta Balikpapan, AKP Beng Sitompul, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kembali peran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara mandiri dan terpadu.
“Dalam kegiatan peningkatan kemampuan Satkamling ini, kami mengundang 60 RT untuk mendapatkan edukasi terkait tugas-tugas pokok Satkamling di wilayah masing-masing,” ujar Beng Sitompul.
Menurut dia, Polresta Balikpapan sengaja menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai unsur agar materi yang diberikan lebih menyentuh kebutuhan masyarakat di lapangan. Di antaranya berasal dari BPBD, komunitas pecinta ular, hingga pengurus poskamling berprestasi tingkat provinsi.
Ia menjelaskan, materi dari BPBD diberikan untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga saat menghadapi situasi darurat seperti kebakaran maupun ketika menemukan warga yang sakit dan membutuhkan pertolongan pertama.
“Tujuannya agar masyarakat memahami langkah awal penanganan sebelum petugas datang ke lokasi,” katanya.
Sementara itu, edukasi dari komunitas ular dinilai penting lantaran belakangan warga Balikpapan kerap menemukan ular masuk ke rumah maupun kawasan permukiman. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan yang tepat agar tidak membahayakan masyarakat.
“Fenomena ular masuk ke rumah warga cukup sering terjadi. Karena itu kami menghadirkan komunitas ular untuk memberikan pemahaman bagaimana cara penanganannya secara aman,” ucapnya.
Tak hanya itu, Polresta Balikpapan juga menghadirkan perwakilan Poskamling RT 60 Kelurahan Manggar yang pernah menjadi pemenang lomba kamling tingkat provinsi. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi RT lain dalam membangun sistem keamanan lingkungan yang aktif dan partisipatif.
Melalui kegiatan ini, kepolisian berharap budaya ronda malam dan kepedulian sosial masyarakat dapat kembali tumbuh di tengah lingkungan permukiman. Sebab, keamanan wilayah tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif warga.
Dengan penguatan Satkamling, Polresta Balikpapan berharap potensi gangguan keamanan, kebakaran, maupun kondisi darurat lainnya dapat ditangani lebih cepat melalui kesiapsiagaan masyarakat di tingkat lingkungan terkecil.***
BACA JUGA
