PPU Incar Investasi Global: Bupati Mudyat Noor Sodorkan Proyek Strategis IPRO di DPMPTSP Kaltim

Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, melakukan penandatanganan komitmen bersama di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (23/4/2026). (foto : Pemprov)
Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, melakukan penandatanganan komitmen bersama di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (23/4/2026). (foto : Pemprov)

SAMARINDA, Inibalikpapan.com — Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, melakukan langkah agresif untuk mempercepat realisasi investasi di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini ditandai dengan kunjungan strategis dan penandatanganan komitmen bersama di Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Timur, Kamis (23/4/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari penguatan Regional Investment Relations Unit (RIRU), sebuah instrumen strategis untuk memastikan arus modal yang masuk ke Kaltim lebih terarah dan berkelanjutan.

Sodorkan Proyek Matang (IPRO) kepada Investor

Mudyat Noor menegaskan bahwa PPU kini tidak lagi sekadar menawarkan potensi mentah, melainkan proyek-proyek yang sudah siap ditawarkan atau Investment Project Ready to Offer (IPRO). Hal ini mencakup kepastian lahan, kelayakan bisnis, hingga dukungan regulasi yang jelas bagi para pemodal.

“Penajam Paser Utara siap menjadi mitra strategis bagi para investor, terutama dalam menyambut pertumbuhan ekonomi baru di sekitar IKN,” ujar Mudyat Noor di hadapan Kepala DPMPTSP Kaltim, Fahmi Prima Laksana.

Kawasan Industri Buluminung Jadi Andalan

Sebagai daerah yang bersinggungan langsung dengan IKN, PPU memetakan sejumlah sektor unggulan yang menjadi “magnet” bagi investor, di antaranya:

  • Kawasan Industri Buluminung: Menjadi andalan utama dengan dukungan konektivitas logistik pelabuhan dan peluang industri terpadu.
  • Logistik & Pelabuhan: Mengingat posisi strategis PPU sebagai gerbang jalur laut menuju Nusantara.
  • Agroindustri & Pariwisata: Pengembangan sektor hijau yang selaras dengan konsep Forest City IKN.

Kemudahan Perizinan dan Sinergi RIRU

Melalui penguatan RIRU, Pemkab PPU berkomitmen memberikan kepastian hukum dan kemudahan perizinan satu pintu. Sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi diharapkan mampu memangkas hambatan birokrasi yang selama ini sering dikeluhkan pelaku usaha.

Pemerintah Provinsi Kaltim sendiri menekankan pentingnya pemanfaatan data yang akurat dan dukungan anggaran yang memadai untuk melakukan promosi investasi yang lebih terukur di pasar internasional.

Langkah berani Mudyat Noor ini mempertegas optimisme bahwa PPU bukan sekadar penonton dalam pembangunan IKN, melainkan episentrum baru investasi nasional yang siap mengakselerasi realisasi proyek-proyek berdampak luas bagi ekonomi masyarakat lokal. / Pemprov

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses