Ratusan Siswa SMAN 8 Balikpapan Ikut Simulasi Pemadaman Api Bersama Pertamina

Siswa SMAN 8 Balikpapan mengikuti simulasi penggunaan APAR dalam kegiatan IFFD Goes to School yang digelar PT PPN Kilang Balikpapan.
Siswa SMAN 8 Balikpapan mengikuti simulasi penggunaan APAR dalam kegiatan IFFD Goes to School yang digelar PT PPN Kilang Balikpapan. Foto: PPN Balikpapan

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com,– Ratusan siswa SMA Negeri 8 Balikpapan mendapat pengalaman berbeda saat belajar langsung memadamkan api menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Tak hanya soal kebakaran, pelajar juga dibekali edukasi bahaya HIV dan pentingnya menjaga pergaulan sehat di usia remaja.

Program bertajuk IFFD Goes to School yang digelar PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan itu berlangsung interaktif. Para siswa terlihat antusias saat mengikuti simulasi penanggulangan kebakaran ringan yang dipandu tim Health, Safety, Security, Environment (HSSE).

Suasana sekolah mendadak ramai ketika api simulasi mulai dinyalakan di halaman sekolah. Satu per satu siswa mencoba menggunakan APAR untuk memadamkan api secara langsung.

Bagi sebagian siswa, pengalaman tersebut menjadi yang pertama.

“Materinya menarik dan mudah dipahami. Kami jadi tahu cara mencegah HIV, pentingnya menjaga pergaulan, dan belajar langsung memadamkan api menggunakan APAR,” ujar salah satu siswa, Aiman Abdullah Azam.

Selain praktik lapangan, siswa juga mendapat pemahaman dasar tentang mitigasi kebakaran. Mereka juga dibekali pengetahuan mengenai langkah awal menghadapi situasi darurat di lingkungan sekolah maupun rumah.

Edukasi Bahaya HIV dan Pergaulan Remaja

Kegiatan ini tidak hanya fokus pada penanggulangan kebakaran. Para peserta juga mendapat edukasi terkait isu kesehatan remaja, termasuk bahaya HIV dan pentingnya pola hidup sehat.

Materi tersebut diberikan agar pelajar lebih memahami pentingnya menjaga diri dan lingkungan pergaulan sejak dini.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMA Negeri 8 Balikpapan, Eko Sarwanto, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi pelajar saat ini.

“Kami berterima kasih atas kontribusi Pertamina dalam memberikan edukasi kepada siswa. Materinya sangat bermanfaat, terutama terkait kesehatan dan keselamatan. Harapannya siswa bisa lebih peduli terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar,” katanya.

Pertamina Dorong Budaya Keselamatan di Sekolah

Area Manager Communication, Relations & CSR PT PPN Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang mengatakan, kegiatan itu menjadi bagian dari upaya membangun budaya keselamatan sejak usia sekolah.

Menurutnya, momentum International Fire Fighter Day bukan sekadar penghormatan bagi petugas pemadam kebakaran, tetapi juga pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi risiko kebakaran di lingkungan sekitar.

“Harapannya para pelajar bisa menjadi agen perubahan dalam kesiapsiagaan menghadapi bahaya kebakaran,” ujarnya.

Melalui program IFFD Goes to School, PT PPN Kilang Balikpapan berharap sinergi dengan dunia pendidikan terus berjalan. Tujuannya untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, sehat, dan tangguh menghadapi berbagai risiko.

Di kota industri seperti Balikpapan, edukasi keselamatan dinilai penting agar pelajar tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap menghadapi kondisi darurat dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses