Idham: Sistem Digital Mudahkan Pengawasan Pajak dan Transaksi Daerah

Kepala BPPDRD Kota Balikpapan Idham

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan mendukung penuh percepatan transformasi digital dalam sistem transaksi keuangan daerah.

Digitalisasi dinilai menjadi langkah strategis untuk meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penerimaan daerah.

Kepala BPPDRD Balikpapan, Idham mengatakan penerapan sistem digital dalam tata kelola keuangan akan mempermudah proses administrasi dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat maupun pelaku usaha.

Menurutnya, digitalisasi juga mampu meminimalkan potensi kesalahan dan penyimpangan karena seluruh transaksi tercatat secara sistematis dan terintegrasi dalam satu sistem pengawasan.

“Dengan sistem digital, seluruh transaksi menjadi lebih transparan dan mudah dipantau. Ini penting untuk menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah,” ujar Idham, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, BPPDRD selama ini terus mendorong penggunaan sistem pembayaran pajak secara elektronik guna mempermudah wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya modernisasi pelayanan publik di Kota Balikpapan.

Selain mempermudah masyarakat, sistem digital dinilai mampu meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap penerimaan pajak daerah. Data transaksi yang masuk dapat dipantau secara real time sehingga potensi kebocoran penerimaan dapat ditekan.

“Semua proses menjadi lebih cepat, mulai dari pembayaran, pelaporan, hingga pengawasan. Ini membantu pemerintah dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah,” katanya.

Dituntut Lebih Adaptif

Idham menambahkan, transformasi digital juga berdampak pada perubahan budaya kerja di lingkungan pemerintahan. Aparatur sipil negara dituntut lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi agar pelayanan publik dapat berjalan lebih efektif dan profesional.

Menurutnya, penerapan sistem digital dalam pengelolaan keuangan daerah merupakan bagian dari komitmen pemerintah menciptakan birokrasi yang bersih dan modern. Dengan sistem yang terintegrasi, setiap penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

BPPDRD Balikpapan juga terus melakukan evaluasi dan pengembangan terhadap layanan digital yang telah berjalan. Pemerintah berharap seluruh sektor pelayanan keuangan daerah nantinya dapat terhubung dalam satu sistem yang efisien dan mudah diakses.

“Kami ingin masyarakat merasakan pelayanan yang cepat dan transparan. Digitalisasi bukan hanya soal teknologi, tetapi bagaimana pelayanan pemerintah bisa semakin baik dan terpercaya,” tuturnya.

Ia optimistis transformasi digital yang terus dikembangkan Pemerintah Kota Balikpapan akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan. Selain memperkuat pengawasan keuangan daerah, sistem digital juga diyakini mampu mendukung percepatan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih maksimal di Kota Beriman.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses