Rekam Jejak Shin Tae-yong Bersama Timnas dan Klub
JAKARTA, Inibalikpapan.com – Persija Jakarta resmi menunjuk Shin Tae-yong sebagai pelatih kepala untuk mengarungi musim 2026/2027. Penunjukan ini menandai era baru bagi Macan Kemayoran dengan harapan kembali bersaing di papan atas.
Bersama Timnas Indonesia
Shin Tae-yong bukan sosok asing bagi publik sepak bola Tanah Air. Selama menukangi Timnas Indonesia, ia berhasil mencatat sejumlah pencapaian penting.
Timnas Indonesia sukses menembus babak 16 besar Piala Asia 2023, meski langkah mereka terhenti usai kalah telak 0-4 dari Australia. Selain itu, ia juga membawa skuad Garuda melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia—sebuah pencapaian bersejarah.
Namun, di ajang AFF Championship, Shin belum mampu mempersembahkan gelar. Dari tiga keikutsertaan, prestasi terbaik Indonesia hanya mencapai final, semifinal, dan bahkan sempat gagal lolos fase grup.
Gagal ke Olimpiade Paris 2024
Bersama Timnas U-23 Indonesia, Shin Tae-yong juga menunjukkan progres signifikan. Ia membawa Garuda Muda melaju hingga semifinal Piala Asia U-23.
Sayangnya, tiket ke Olimpiade Paris 2024 gagal diraih setelah Indonesia kalah 0-2 dari Uzbekistan di semifinal dan kembali tumbang 1-2 dari Irak pada perebutan tempat ketiga.
Kesempatan terakhir melalui babak play-off juga berakhir pahit, setelah Indonesia kalah tipis 0-1 dari wakil Afrika Guinea.
Piala Dunia 2018 Bersama Korea Selatan
Di level internasional, Shin Tae-yong pernah menangani Timnas Korea Selatan (Korsel) di Piala Dunia 2018.
Meski gagal lolos dari fase grup usai kalah dari Swedia (0-1) dan Meksiko (1-2), Korea Selatan mencatat kemenangan bersejarah dengan menumbangkan juara bertahan Timnas Jerman dengan skor 2-0.
Juara Liga Champions Asia, Tapi Dipecat Ulsan HD
Prestasi terbaik Shin Tae-yong di level klub tercatat saat membawa Seongnam Ilhwa Chunma menjuarai Liga Champions Asia 2010 dan Piala FA Korea 2011.
Namun, kariernya bersama Ulsan HD FC tidak berjalan mulus. Ia hanya bertahan sekitar 65 hari sebelum dipecat akibat rentetan hasil buruk. Sebelumnya juga dipecat PSSI.
Dalam periode tersebut, Ulsan hanya mencatat:
- 1 kemenangan
- 3 hasil imbang
- 4 kekalahan di K League 1
Sempat meraih kemenangan debut atas Jeju SK (1-0), namun gagal meraih kemenangan dalam tujuh laga domestik berikutnya.
Tantangan Baru di Persija
Dengan rekam jejak yang penuh dinamika, Shin Tae-yong kini dihadapkan pada tantangan besar bersama Persija.
Manajemen berharap pengalaman internasional dan kemampuannya membangun tim muda bisa menjadi kunci untuk membawa Macan Kemayoran kembali ke jalur juara.
Musim 2026/2027 pun akan menjadi pembuktian, apakah Shin Tae-yong mampu mengulang kesuksesan—atau justru kembali menghadapi tekanan besar di klub ibu kota tersebut.
BACA JUGA
