Operasi Patuh Mahakam 2026 Dimulai, Fokus Penegakan Hukum Berbasis ETLE

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold Kumontoy

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan resmi menggelar Operasi Patuh Mahakam 2026 yang berlangsung mulai 8 hingga 21 Juni 2026.

Operasi ini menitikberatkan pada peningkatan disiplin berlalu lintas masyarakat dengan pendekatan penegakan hukum berbasis Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy, menegaskan bahwa operasi ini bukan semata-mata untuk penindakan, melainkan bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas yang lebih berkelanjutan di tengah masyarakat.

“Operasi Patuh Mahakam 2026 kami arahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas yang aman dan tertib. Penegakan hukum tetap dilakukan, namun kami juga mengedepankan edukasi dan pendekatan humanis,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Dalam pelaksanaannya, pola penindakan Operasi Patuh Mahakam 2026 terdiri dari 60 persen berbasis ETLE, 30 persen penindakan langsung di lapangan, serta 10 persen berupa teguran simpatik kepada para pelanggar yang masih dapat diberikan pembinaan.

Adapun fokus utama penindakan mencakup sembilan pelanggaran prioritas, di antaranya melawan arus lalu lintas, tidak menggunakan helm berstandar SNI, tidak memakai sabuk pengaman, serta penggunaan ponsel saat berkendara.

Selain itu, pelanggaran lain yang menjadi perhatian adalah melebihi batas kecepatan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, pengendara di bawah umur, penggunaan pelat nomor tidak sesuai ketentuan, serta kendaraan yang tidak laik jalan.

Kombes Pol Jerrold menambahkan bahwa tingginya angka pelanggaran pada tahun sebelumnya menjadi evaluasi penting dalam pelaksanaan operasi tahun ini. Tercatat lebih dari seribu pelanggaran terjadi selama dua pekan Operasi Patuh Mahakam 2025, dengan dominasi pelanggaran tidak menggunakan helm SNI.

“Data tersebut menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan. Karena itu, kami berharap operasi tahun ini dapat memberikan dampak nyata terhadap perubahan perilaku berkendara,” jelasnya.

Polresta Balikpapan juga mengimbau masyarakat untuk tidak hanya patuh saat ada petugas di lapangan, tetapi menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam berkendara sehari-hari.

Dengan pendekatan yang lebih modern melalui ETLE dan edukasi berkelanjutan, Operasi Patuh Mahakam 2026 diharapkan mampu menekan angka pelanggaran sekaligus menurunkan risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Balikpapan.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses