Konfrensi Pers Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan

Semua Pasien OTG Tak Diperkenakan Isolasi Mandiri Dirumah

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Balikpapan kini tak diperkenankan melakukan isolasi mandiri dirumah. Hal itu disampaikan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi dalam konfrensi pers, Selasa (03/11)

Dia mengatan, saat ini seluruh pasien yang menjalani isolasi mandiri dirumah sudah mulai dipindahkan ke tempat isolasi yang disedikan Pemerintah Kota (Pemkot) yakni Embarkasi Haji Batakan maupun Wisma atau perusahaan

“Kami tegaskan lagi untuk mengarahkan semua isolasi ditempat yang disediakan pemerintah. Jadi kita sudah mulai memindahkan tempat isolasi, dari rumah ke tempat isolasi pemerintah atau tempat isolasi yang disiapkan perusahaannya,” ujarnya,

Menurutnya, hal itu sesuai instruksi Kapolda Kaltim agar pasien OTG wajib karantina ditempat yang telah disediakan untuk menghindari penularan. Karena isolasi mandiri dirumah rawan menularkan ke lingkungan keluarga terdekat.

“Kemarin Pak Kapolda juga menginstruksikan begitu jadi pada saatnya nanti kita akan lebih tegas yang OTG harus isolasi yang disiapkan pemerintah, suapaya dilingkungannya ditempat kerja atau dirumahnya tidak ikut tertular,” ujarnya.

“Sekarang yang sudah berjalan, kalau perusahaan dia menyiapkan tempat sendiri baik di hotel atau tempat lain, kemudian kita menyiapkan Embarkasi Haji dan Guest House, Kita akan lihat lagi apakah ada pola lain, kita akan lakukan yang penting tidak dirumah, karena dirumah rawan, beberapa kasus satu keluarga semua kena,”

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Andi Sri Juliarty juga mengimbau pasien OTG untuk segera menjalani isolasi ditempat yang disediakan. Dia juga tak ingin ada ketenganan antara Satgas Gugus Tugas penanganan Covid-19 dengan pasien

“Jadi masih ada yang isolasi dirumah oleh karena itu kami imbau untuk patuh mengikuti arahan pemerintah ke Embarkasi Haji. Janganlah habis energy kita untuk bersitegang lagi masalah tempat isolasi ingin dirumah (wajib),” ujarnya.

Baca juga ini :  Update 14 November 2020 : Bertambah 29 Kasus Positif Covid-19 di Balikpapan, 8 Kasus Usia Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.