Statistik Persekat Tegal Unggul, Tapi Persiba Balikpapan Lebih Efektif
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Laga playoff degradasi Pegadaian Championship 2025/26 menghadirkan ironi. Persekat Tegal tampil dominan secara statistik, namun harus menerima kenyataan pahit kalah 1-2 dari Persiba Balikpapan di Stadion Tri Sanja, Jumat (8/5/2026).
Hasil ini memastikan Persekat terdegradasi ke Liga 3 (Liga Nusantara), sementara Persiba sukses bertahan di kasta kedua musim depan.
Dominasi Tanpa Hasil
Secara permainan, Persekat unggul jauh:
- Penguasaan bola: 70% vs 30%
- Total tembakan: 18 vs 7
- Umpan sukses: 344 vs 147
- Tendangan sudut: 6 vs 4
Namun efektivitas menjadi milik Persiba:
- Akurasi tembakan: 60% vs 27%
Dominasi tersebut tak mampu dikonversi menjadi kemenangan.
Gol Cepat Persiba
Persekat yang dimotori Taufiq langsung menekan sejak awal. Namun justru Persiba yang mencuri gol lebih dulu.
Menit ke-18, Lorensius Amanat Sabda menjebol gawang Persekat lewat sundulan, memanfaatkan umpan silang dan mengecoh kiper Fani Dimas Firmansyah.
Babak Kedua Penuh Drama
Memasuki babak kedua, Persekat meningkatkan intensitas serangan. Masuknya Sylvain Atieda menambah daya gedor.
Namun drama terjadi pada menit ke-59:
- Bintang Arrahim mendapat kartu merah usai handsball
- Persekat mendapat tendangan bebas hasil VAR
Tekanan terus berlanjut, hingga akhirnya:
- Menit 68: Kevy Syahertian menyamakan skor 1-1 lewat bola rebound
Namun hanya dua menit berselang:
- Menit 70: Dwi Geno Nofiansyah kembali membawa Persiba unggul lewat tembakan keras
Gol Dianulir, Kartu Merah Kedua
Drama belum berakhir. Persekat terus menggempur:
- Menit 65: Sundulan Sylvain Atieda membentur mistar
- Menit 74: Sepakan Pedro Matos ditepis kiper
Menit ke-87, Persekat sempat mencetak gol lewat Iuri Barbosa. Namun gol dianulir setelah VAR menunjukkan pelanggaran lebih dulu.
Dalam insiden itu, kiper Persiba Pancar Nur Widiastono justru diganjar kartu merah. Persiba pun harus bermain dengan 9 pemain hingga akhir laga.
Efektivitas Jadi Pembeda
Meski kalah jumlah pemain dan ditekan habis-habisan, Persiba Balikpapan mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.
Sebaliknya, Persekat Tegal harus membayar mahal kegagalan memaksimalkan peluang.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa dalam sepak bola, efektivitas dan mental bertanding jauh lebih menentukan dibanding dominasi statistik semata.
Sumber : I League
BACA JUGA
