Tahun Depan, Akses Jalan Ke SMPN 25 Balikpapan Dikerjakan

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pembangunan SMP 25 Balikpapan hingga saat ini masih terus berlangsung,  diperkirakan akan tuntas pengerjaannya pada akhir tahun 2022 ini. Meski begitu salah satu infrastruktur yang mendukung perlu segera dibangun yakni akses jalan menuju ke sekolah tersebut. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan, Andi Yusri Ramli mengatakan, untuk saat ini akses jalan yang menuju ke SMP 25 Balikpapan memang belum maksimal, sehingga dibutuhkan pembangunan akses jalan yang baru. 

“Rencananya memang akses jalan atau jembatan yang ada di Perumahan Atas Air Margasari akan kita perpanjang hingga ke SMP 25,” ujar Andi Yusri Ramli kepada Inibalikpapan.com, Selasa (15/11/2022).

Yusri menambahkan,  akan jadi aneh jika ada sekolah tapi tidak ada akses jalan menuju ke sekolah tersebut, rencananya tahun depan sudah mulai dikerjakan pembuatan akses jalannya. 

“Kalau soal berapa panjang, lebar dan estimasi biaya dibutuhkan saya belum ingat pasti, tapi memang segera dibangunkan,” kaya Yusri. 

Ia menjelaskan, untuk anggaranya kurang lebih sekira Rp 25 miliar, nantinya dengan adanya jembatan tersebut dapat mempermudah akses masyarakat sekitar dan para guru serta murid yang ingin menuju ke sekolah SMPN 25 Balikpapan Barat.

“Rencana pengerjaan akses jalan menuju sekolah tersebut selesai pada saat pembangunan sekolah tersebut juga selesai, jadi kita berharap pembagunan sekolah SMPN 25 selesai, pembanguan jalan juga selesai,” terangnya.

“Sehingga saat ingin digunakan akses jalan tersebut sudah bisa digunakan. Kan kasihan jika sekolah sudah selesai dibangun tapi akses jalannya belum selesai,” tambahnya.

Sementara itu,  Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengaku,  rencana pembangunan akses jalan menuju ke SMP 25 akan melanjutkan akses jalan yang ada saat ini tapi baru sampai daerah sepaku. 

Baca juga ini :  Hingga 18 Oktober Laporan Gangguan Ginjal Akut Pada Anak Sebanyak 206 Kasus, dengan 99 Kematian

“Itu nanti kita lanjutkan lagi pengerjaannya,  sehingga bisa ke SMP 25 bahkan hingga ke pelabuhan klotok, Baru Tengah, ” kata Rahmad. 

Hanya saja Rahmad mengingatkan ketika jalan itu sudah dibuat, warga sekitar jangan membangun rumah didekat jalan tersebut untuk pemukiman. Tapi kalau izinnya untuk usaha mungkin bisa diperbolehkan. 

“Saya juga minta Pak RT,  Lurah dan Camat untuk ikut membantu untuk mensosialisasikannya,” kata Rahmad. 

Apabila target penyelesaian proyek pembangunan SMPN 25 tersebut tercapai tepat waktu, maka dirinya berharap pada Januari 2023, sebanyak 96 siswa yang ada sudah bisa masuk pada tahun pelajaran semester 2.

“Diharapkan Desember proyek pengerjaan SMP 25 itu sudah bisa selesai. Kalau pun yang belum paling finishing kecil-kecil saja. Kalau untuk lokal dan meblernya di kelasnya itu sudah siap semua. Jadi di semester kedua di tahun 2023 itu, anak-anak sudah bisa masuk ke sana,” ujar Kepala Disdikbud Balikpapan, Purnomo.

Ia menerangkan bahwa di tahun 2022 ini, pihaknya sengaja membuka pendaftaran siswa baru untuk SMPN 25. Jadi ketika bangunannya dinyatakan selesai sudah bisa dihuni.

“Untuk sekarang ini memang yang kita jadikan itu 3 kelas. Ini tujuannya supaya nanti bangunannya sudah bisa dihuni, kalau secara keseluruhannya nanti ada sekira 18 kelas yang akan dibangun,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa memang untuk sementara guru yang tersedia itu hanya mencukupi bagi tiga kelas ini. Itu pun guru yang tercatat kurang jam mengajarnya sehingga dialihkan untuk mengajar di SMPN 25. Supaya terpenuhi juga jam mengajarnya dalam satu bulan.

“Kita juga dalam melakukan penerimaan ada perhitungan dengan guru,” terangnya. ketika bangunannya dinyatakan selesai sudah bisa dihuni.

Baca juga ini :  Update 12 Juni 2021 : Sebanyak 394 Kasus Aktif Covid-19 di Balikpapan

“Untuk sekarang ini memang yang kita jadikan itu 3 kelas. Ini tujuannya supaya nanti bangunannya sudah bisa dihuni, kalau secara keseluruhannya nanti ada sekira 18 kelas yang akan dibangun,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa memang untuk sementara guru yang tersedia itu hanya mencukupi bagi tiga kelas ini. Itu pun guru yang tercatat kurang jam mengajarnya sehingga dialihkan untuk mengajar di SMPN 25. Supaya terpenuhi juga jam mengajarnya dalam satu bulan.

“Kita juga dalam melakukan penerimaan ada perhitungan dengan guru,” pungkasnya.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.