19 ASN Pensiun Juli Ini, Pemkot Balikpapan Siapkan Pengganti
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Sebanyak 19 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Balikpapan akan memasuki masa pensiun mulai 1 Juli 2026. Untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal, Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk penunjukan pelaksana tugas pada jabatan yang kosong.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Purnomo, mengatakan para ASN yang memasuki masa purna tugas berasal dari berbagai perangkat daerah dan jenjang jabatan.
Dari 19 ASN yang purna tugas, salah satunya adalah Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan, Elvin Junaidi.
Selain pejabat struktural, terdapat pula tenaga pendidik, tenaga kesehatan, pejabat administrator, serta pegawai fungsional yang selama ini berperan dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Pelepasan purna tugas ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap bulan. Untuk periode kali ini terdapat 19 ASN yang memasuki masa purna tugas terhitung 1 Juli 2026,” kata Purnomo, Rabu (17/6/2026).
Pemkot Siapkan Langkah Cegah Kekosongan Jabatan
Pensiunnya sejumlah ASN tentu menimbulkan kebutuhan penyesuaian dalam organisasi pemerintahan.
Namun Pemkot Balikpapan memastikan roda pemerintahan tetap berjalan. Untuk jabatan yang kosong akibat pensiun, pemerintah akan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) hingga proses pengisian definitif dapat dilakukan.
Langkah ini dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu meskipun terjadi pergantian pejabat.
BKPSDM juga telah mengusulkan kebutuhan formasi ASN kepada pemerintah pusat sebagai bagian dari upaya regenerasi aparatur.
Saat ini Pemkot Balikpapan masih menunggu keputusan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi terkait persetujuan formasi yang akan menjadi dasar pelaksanaan rekrutmen.
“Formasi kebutuhan ASN sebenarnya sudah kami usulkan. Namun kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat,” jelas Purnomo.
Pelayanan Publik Tetap Jadi Prioritas
Untuk kebutuhan tenaga pendidik, pengaturan pengganti akan dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sesuai kebutuhan sekolah yang terdampak.
Sementara untuk sektor lain, Pemkot akan mengoptimalkan ASN yang ada agar pelayanan publik tetap berjalan maksimal.
Menurut Purnomo, yang terpenting bukan sekadar pergantian pegawai, tetapi memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan yang cepat dan berkualitas.
“Kami akan memaksimalkan potensi ASN yang ada sembari menunggu proses pengisian formasi dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Dengan langkah tersebut, Pemkot Balikpapan berharap proses regenerasi ASN dapat berjalan lancar tanpa mengganggu pelayanan kepada masyarakat maupun kinerja perangkat daerah.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).
Penulis : Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
