39 Paskibraka Sukses Kibarkan Merah Putih di Upacara HUT ke-81 RI Balikpapan
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Sebanyak 39 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) menjadi salah satu sorotan dalam pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Balikpapan.
Upacara yang berlangsung di Halaman Balai Kota Balikpapan, Senin (17/8/2026), berjalan khidmat dan lancar. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud bertindak sebagai inspektur upacara.
Sebanyak 39 pelajar yang dipercaya menjadi Paskibraka menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih di hadapan jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, DPRD, hingga para ketua RT se-Kota Balikpapan.
Mereka sebelumnya telah melalui rangkaian proses seleksi, pendidikan, dan pelatihan secara intensif. Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh anggota mampu menjalankan tugas dengan disiplin dan penuh tanggung jawab pada momentum peringatan kemerdekaan.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Elyzabeth L. Toruan, mengatakan seluruh anggota Paskibraka saat ini telah menjalani latihan awal di lingkungan Balai Kota Balikpapan.
Tahapan tersebut menjadi bekal sebelum mereka mengikuti pelatihan intensif.
“Anak-anak sebelumnya sudah mulai prapelatihan dan berlatih di Balai Kota. Persiapannya sudah cukup matang, meskipun masih ada pelatihan yang lebih khusus lagi sebelum bertugas pada 17 Agustus,” ujar Elyzabeth.
Dari total 39 anggota Paskibraka Kota Balikpapan, terdiri atas 20 putra dan 19 putri. Mereka merupakan hasil seleksi yang berlangsung sejak Februari 2026 dengan berbagai tahapan penilaian yang cukup ketat.
Seleksi dimulai dari pemeriksaan administrasi, tes potensi akademik, tes kesehatan, kemampuan fisik, tinggi badan, hingga psikotes.
Menurut Elyzabeth, seluruh tahapan dilakukan untuk memastikan peserta memiliki kesiapan fisik, mental, dan karakter yang sesuai dengan tanggung jawab sebagai pengibar bendera.
“Menjadi Paskibraka merupakan tugas yang berat dan tidak mudah. Mereka juga akan berkolaborasi dengan TNI dan Polri, sehingga seluruh aspek harus dipersiapkan dengan baik,” katanya.
Pemusatan latihan akan berlangsung mulai 5 Agustus di kawasan Mega Lestari. Selama karantina, peserta tidak hanya mendapatkan pelatihan baris-berbaris, tetapi juga pembinaan mental, wawasan kebangsaan, serta pendidikan karakter sebagai calon Duta Pancasila.
“Mereka akan diberikan pembekalan wawasan kebangsaan, pembentukan karakter, bagaimana bersikap sebagai anggota Paskibraka, hingga mempersiapkan diri menjadi Purna Paskibraka yang nantinya akan menjadi duta-duta kebangsaan setelah 17 Agustus,” jelasnya.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan upacara peringatan HUT RI tahun ini dipusatkan di Halaman Balai Kota Balikpapan. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah daerah.
“Kita tetap memperingati Hari Kemerdekaan dengan khidmat. Tidak mengurangi makna kemerdekaan itu sendiri. Yang terpenting adalah bagaimana kita mengisi kemerdekaan dengan membangun Indonesia, khususnya Kota Balikpapan,” tegas Elyzabeth.
Pengibaran bendera berlangsung lancar. Seluruh anggota Paskibraka mampu menjalankan setiap tahapan sesuai tugas masing-masing hingga Sang Merah Putih berkibar dengan sempurna di halaman Balai Kota Balikpapan.
Keberhasilan tersebut mendapat perhatian karena Paskibraka tidak hanya menjadi bagian dari prosesi upacara, tetapi juga menjadi representasi generasi muda Balikpapan.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud sebelumnya menekankan bahwa generasi muda memiliki peran penting dalam melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa.
Menurutnya, bentuk perjuangan pada masa kini dapat diwujudkan melalui pendidikan, prestasi, kedisiplinan, kreativitas, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini bukan hadiah. Kemerdekaan adalah hasil perjuangan panjang para pendahulu bangsa. Tugas kita sekarang adalah mengisinya dengan karya, prestasi, pengabdian, dan menjaga persatuan,” ujar Rahmad.
Ia juga mengingatkan agar semangat kemerdekaan tidak berhenti setelah upacara selesai. Nilai-nilai perjuangan harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Penampilan Sejumlah Tari-Tarian
Selain prosesi pengibaran bendera, suasana peringatan HUT ke-81 RI di Balikpapan turut diramaikan dengan penampilan sejumlah tari-tarian. Pertunjukan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya kepada masyarakat sekaligus mengajak generasi muda ikut melestarikannya.
Hadir dalam upacara tersebut Wakil Wali Kota Balikpapan, jajaran Forkopimda, Ketua dan anggota DPRD Balikpapan, Pj Sekda, para asisten dan kepala OPD, serta para ketua RT.
Pelaksanaan upacara di Halaman Balai Kota juga menunjukkan bagaimana peringatan kemerdekaan tetap dapat berlangsung khidmat dengan mengedepankan efisiensi.

Bagi 39 anggota Paskibraka, keberhasilan menjalankan tugas menjadi pengalaman penting sekaligus kebanggaan tersendiri. Mereka tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 RI, tetapi juga membawa pesan bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam menjaga semangat Merah Putih.
Momentum tersebut diharapkan menjadi bekal bagi para pelajar untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi Balikpapan di masa mendatang.
Terlebih, Balikpapan kini memiliki posisi strategis sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara.
“Peran generasi muda dinilai semakin dibutuhkan untuk menghadapi berbagai perubahan dan peluang pembangunan ke depan,” tutupnya.(***/Adv Diskominfo Balikpapan).
Penulis : Dani/Samsul
Editor : Ramadani
BACA JUGA
