Aksi Bersih Pantai IKN Libatkan Pelajar, 202 Kg Sampah Dikumpulkan dan 350 Mangrove Ditanam

: Dari belajar kemudian menjadi peduli terhadap lingkungan sekitar, sejumlah mitra, termasuk pelajar secara antusias mengikuti rangakaian dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, pada Sabtu (13/06/2026).
: Dari belajar kemudian menjadi peduli terhadap lingkungan sekitar, sejumlah mitra, termasuk pelajar secara antusias mengikuti rangakaian dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, pada Sabtu (13/06/2026). (foto : HUmas IKN)

NUSANTARA, Inibalikpapan.com – Ratusan peserta dari berbagai kalangan turun langsung menyisir Pantai Tanah Merah, Samboja, dalam aksi bersih pantai dan penanaman mangrove yang digelar Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (13/06/2026).

Sampah plastik, ranting, hingga limbah kertas menjadi target utama dalam kegiatan yang merupakan bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Libatkan Pelajar, Edukasi Langsung di Lapangan

Aksi ini tidak hanya melibatkan masyarakat dan komunitas, tetapi juga pelajar dari MTs Al Hidayah dan SD Negeri 018 Samboja.

Sebelum turun ke pantai, para siswa mendapat edukasi tentang sampah pesisir dan pentingnya mangrove. Mereka kemudian langsung mempraktikkan pemilahan sampah dan penanaman bibit mangrove.

Guru SDN 018 Samboja, Rina Handayani, menilai kegiatan ini memberi pengalaman belajar yang lebih nyata bagi siswa.

“Selama ini mereka belajar di sekolah. Di sini mereka melihat langsung kondisi lingkungan dan belajar bahwa menjaga kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Kolaborasi Multi Pihak

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Otorita IKN, pemerintah daerah, TNI/Polri, instansi lingkungan, hingga perusahaan dan komunitas.

Perwakilan KOPERBI IKN, Aura Pandu Wirawan, menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menjaga lingkungan kawasan IKN yang ditargetkan sebagai forest city.

“Ini bentuk aksi nyata bersama untuk memastikan lingkungan IKN tetap hijau dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ratusan Kilogram Sampah Dikumpulkan

Dari aksi tersebut, peserta berhasil mengumpulkan 202,7 kilogram sampah yang kemudian dipilah sesuai jenisnya.

Selain itu, sebanyak 350 bibit mangrove ditanam sebagai upaya memperkuat ekosistem pesisir sekaligus mengurangi risiko abrasi.

Lebih dari Sekadar Seremoni

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan SDA Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan aksi sesaat, melainkan bagian dari upaya jangka panjang menjaga kawasan pesisir.

Ia menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan hingga menjaga kelestarian mangrove.

“Kalau tidak terus dirawat dan ditanami, abrasi bisa meningkat dan kita berisiko kehilangan pantai ini,” tegasnya.

Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Aksi ini menjadi bagian dari strategi IKN dalam membangun kesadaran kolektif terhadap lingkungan, sekaligus mendorong perubahan gaya hidup masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan dan keberlanjutan.

Penulis : Humas Otorita IKN

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses