Balikpapan Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Dorong Peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda
Kepala Disporapar Balikpapan Ratih Kusuma
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pembangunan generasi muda melalui sinergi lintas sektor yang terarah dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Disporapar Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, dalam forum koordinasi pelayanan kepemudaan yang menitikberatkan pada peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) sebagai tolok ukur kualitas generasi muda daerah.
Ratih menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan sinergitas lintas sektor yang dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan pemuda, baik di tingkat kota, kabupaten, hingga Provinsi Kalimantan Timur.
“Terima kasih atas kolaborasi seluruh pihak dalam kegiatan ini. Sinergi lintas sektor menjadi salah satu upaya penting untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda, baik di Balikpapan, kabupaten/kota lain, maupun Kalimantan Timur secara keseluruhan,” ujar Ratih, Jumat (1/5/2026).
Ia menjelaskan, peningkatan IPP Kalimantan Timur tidak terlepas dari kontribusi positif daerah-daerah, termasuk Balikpapan, melalui penguatan lima domain utama pembangunan pemuda, yakni pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan, partisipasi serta kepemimpinan, gender dan diskriminasi, serta kesempatan dan lapangan kerja.
Menurut Ratih, capaian Balikpapan yang berada di atas rata-rata provinsi menunjukkan bahwa program kepemudaan di kota ini telah berjalan cukup baik. Namun demikian, ia menekankan bahwa masih terdapat sejumlah sektor yang perlu diperkuat, terutama dalam meningkatkan partisipasi aktif pemuda dalam berbagai kegiatan pembangunan.
“Balikpapan memberikan kontribusi yang baik terhadap capaian IPP Kalimantan Timur. Tetapi tentu masih ada yang perlu kita tingkatkan, seperti partisipasi pemuda dalam kegiatan sosial dan kepemudaan, pelatihan kepemimpinan, penyadaran peran strategis pemuda, hingga perluasan akses pelatihan kewirausahaan,” katanya.
Mandiri Secara Ekonomi
Ratih menilai, pelatihan kewirausahaan menjadi salah satu kunci penting agar generasi muda tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi dengan menciptakan peluang usaha baru.
“Pemuda harus didorong menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan inovatif. Ketika mereka mampu membuka usaha sendiri. Maka mereka bukan hanya meningkatkan kesejahteraan pribadi, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui penguatan kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dan sektor swasta, Balikpapan optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pembangunan pemuda sebagai fondasi menuju kota yang maju, inklusif, dan berdaya saing.
Di tengah tantangan zaman, investasi pada pemuda diyakini menjadi langkah paling strategis. Untuk memastikan masa depan daerah tetap tumbuh dengan energi, kepemimpinan, dan cinta pada pembangunan. (**
BACA JUGA
