Beri Penguatan Strategi Pariwisata di Balikpapan, Soroti Peran Teknologi dan Konten Digital

Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Upaya mendorong kebangkitan sektor pariwisata di tengah dinamika global terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan bimbingan teknis yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas bagi para pelaku, pegiat, serta insan pariwisata, termasuk kalangan media, dalam merespons tantangan global yang semakin kompleks. 
Fokus utama pembahasan tidak hanya pada strategi pemasaran, tetapi juga penguatan inovasi berbasis teknologi dan konten digital yang kini menjadi kunci dalam menarik minat wisatawan domestik.
Ketua Komisi X DPR RI Dapil Kalimantan Timur, Hetifah Sjaifudian, menegaskan bahwa sektor pariwisata membutuhkan langkah adaptif dan kolaboratif agar mampu bersaing di tengah perubahan tren global.
“Pariwisata saat ini tidak bisa lagi berjalan dengan cara-cara konvensional. Diperlukan semangat baru, strategi yang lebih serius, serta pemanfaatan teknologi dan konten digital yang tepat agar mampu meningkatkan daya tarik destinasi wisata dalam negeri,” ujar Hetifah.
Ia juga mengapresiasi kehadiran narasumber dari pusat maupun daerah yang dinilai mampu memberikan perspektif praktis dan inspiratif bagi peserta. Pengalaman langsung dari pelaku pariwisata lokal menjadi nilai tambah dalam memahami tantangan dan peluang di lapangan.
Menurut Hetifah, sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan media menjadi faktor penting dalam memperkuat ekosistem pariwisata daerah. Media, kata dia, memiliki peran strategis dalam membangun narasi positif serta memperluas jangkauan promosi destinasi wisata.
Selain itu, momentum kegiatan ini juga bertepatan dengan rangkaian agenda pariwisata di Balikpapan, termasuk penyelenggaraan Grand Final Duta Pariwisata Kota Balikpapan yang digelar pada malam harinya. 
Ajang tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya menjadi representasi daerah, tetapi juga motor penggerak promosi pariwisata.
“Duta pariwisata memiliki peran penting sebagai wajah daerah. Mereka diharapkan mampu menjadi komunikator yang kreatif dan adaptif, terutama dalam memanfaatkan platform digital,” tambahnya.
Dengan adanya bimbingan teknis ini, diharapkan para peserta memperoleh wawasan baru sekaligus motivasi untuk terus berinovasi. Penguatan kapasitas sumber daya manusia dinilai menjadi kunci dalam menghadapi persaingan sektor pariwisata yang semakin kompetitif.
Pemerintah pun optimistis, melalui kolaborasi yang kuat dan pemanfaatan teknologi, sektor pariwisata di Balikpapan dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah maupun nasional.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses