BGN Buka Suara soal Putusan MK: Siap Jalankan Skema Baru Pendanaan Program MBG
JAKARTA, Inibalikpapan.com – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tetap menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara optimal meski Mahkamah Konstitusi (MK) telah memutuskan anggaran program tersebut harus dipisahkan dari alokasi wajib anggaran pendidikan.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan lembaganya siap melaksanakan setiap kebijakan pemerintah sebagai tindak lanjut atas putusan MK, termasuk jika nantinya diterapkan skema pendanaan baru bagi Program MBG.
Menurut pria yang akrab disapa Mas Dar itu, BGN merupakan lembaga pelaksana sehingga fokus utamanya adalah memastikan program tetap berjalan dan manfaatnya diterima masyarakat.
“Kami adalah lembaga pemerintah di tingkat operasional. Apa pun keputusan negara dan kebijakan pemerintah nantinya, kami akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Tugas kami adalah memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan optimal untuk masyarakat,” ujar Sudaryono, Jumat (31/7/2026).
Penganggaran Kewenangan Pemerintah
Sudaryono menjelaskan, kebijakan mengenai sumber pendanaan Program MBG bukan menjadi kewenangan BGN, melainkan diputuskan pemerintah melalui mekanisme penyusunan anggaran yang melibatkan kementerian dan lembaga terkait.
Karena itu, BGN memilih tetap berfokus pada pelaksanaan program di lapangan agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu.
“Alokasi anggaran untuk Program MBG akan digunakan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul putusan Mahkamah Konstitusi yang mengamanatkan agar anggaran Program MBG dipisahkan dari alokasi minimal 20 persen anggaran pendidikan dan mulai diterapkan secara bertahap hingga paling lambat APBN 2028.
Fokus Perluas Jangkauan MBG
Sudaryono memastikan seluruh pelaksanaan Program MBG yang telah berjalan tetap berlangsung sesuai rencana.
Di sisi lain, BGN juga terus melakukan sinkronisasi data bersama kementerian terkait untuk mempercepat perluasan layanan, terutama di daerah dengan prevalensi stunting tinggi.
Langkah tersebut dilakukan agar intervensi gizi benar-benar menyasar kelompok yang paling membutuhkan, termasuk anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Ajak Masyarakat Dukung Program
Sudaryono juga mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi semua pihak serta cara pandang yang mengedepankan data dan kepentingan masyarakat.
Ia menegaskan, apa pun skema pendanaan yang nantinya diputuskan pemerintah pascaputusan MK, BGN akan tetap berkomitmen memastikan Program MBG berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Sumber : Humas BGN
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
