Borneo FC Tancap Gas, Datangkan Tiga Penyerang Asing Sekaligus untuk Gantikan Mariano Peralta

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Borneo FC Samarinda tak butuh waktu lama untuk menutup lubang besar di lini serang usai ditinggal sejumlah pemain kunci, termasuk Mariano Peralta. Pesut Etam langsung bergerak agresif dengan memboyong tiga penyerang asing sekaligus sebagai amunisi baru menghadapi Super League 2026/2027.

Kedatangan ketiga pemain tersebut diumumkan manajemen melalui akun Instagram resmi klub pada Minggu (19/7/2026). Mereka adalah Kablan Davy N’Goma asal Prancis, Rodrigo Varanda asal Brasil, dan Ruben Lopez asal Spanyol.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Borneo FC ingin membangun kembali daya gedor tim setelah melakukan perombakan besar-besaran pada skuad.

N’Goma Andalkan Kecepatan di Sisi Sayap

Kablan Davy N’Goma merupakan winger kelahiran Mantes-la-Jolie, Prancis, 13 Oktober 1995 yang juga memiliki darah Kongo. Pemain berusia 30 tahun itu memiliki nilai pasar sekitar Rp2,61 miliar berdasarkan Transfermarkt.

Sebelum merapat ke Samarinda, N’Goma memperkuat Budaiya Club, klub kasta tertinggi Liga Bahrain.

“Penyerang sayap asal Prancis ini resmi menjadi bagian dari keluarga besar Borneo FC. Dengan kecepatan, kreativitas, dan ketajamannya, N’Goma siap menghadirkan ancaman di sisi lapangan,” tulis manajemen Borneo FC.

Rodrigo Varanda, Eks Talenta Corinthians

Nama paling mencuri perhatian adalah Rodrigo Santos Varanda. Penyerang kelahiran Guarulhos, Brasil, 11 Januari 2003 itu baru berusia 23 tahun dan memiliki nilai pasar sekitar Rp17,38 miliar, tertinggi di antara rekrutan anyar Pesut Etam.

Varanda mengawali karier profesional bersama Corinthians, salah satu klub raksasa Brasil, sebelum terakhir bermain untuk Al-Ahli Club di Bahrain.

“Penyerang asal Brasil berusia 23 tahun ini resmi bergabung dengan Borneo FC. Mengawali karier bersama Corinthians, kini Varanda siap membuka lembaran baru bersama Pesut Etam,” tulis klub.

Manajemen menilai kecepatan, kreativitas, dan insting mencetak gol Varanda akan menjadi senjata baru di lini depan Borneo FC.

Ruben Lopez Datang dengan Modal 12 Gol

Sementara itu, Ruben Lopez menjadi rekrutan terakhir di sektor penyerangan. Striker asal Alicante, Spanyol, kelahiran 24 Juni 1995, datang setelah tampil produktif bersama CSA Steaua București.

Penyerang berusia 31 tahun itu mengemas 12 gol dan enam assist pada musim lalu. Berdasarkan Transfermarkt, Ruben memiliki nilai pasar sekitar Rp3,48 miliar.

“Catatan 12 gol dan 6 assist bersama CSA Steaua București, ia datang membawa ketajaman untuk memperkuat lini depan Pesut Etam,” tulis Borneo FC.

Revolusi Skuad Demi Bangkit

Kehadiran tiga penyerang anyar melengkapi langkah agresif Borneo FC pada bursa transfer musim ini. Sebelumnya, klub asal Samarinda itu juga telah memperkuat lini belakang dengan mendatangkan bek Brasil Christian Matheus dan Iago Mendonça.

Setelah finis sebagai runner-up Super League 2025/2026, Borneo FC melakukan revolusi skuad dengan melepas 15 pemain. Rekrutmen lima pemain asing baru dalam waktu singkat menunjukkan ambisi besar Pesut Etam untuk kembali menjadi penantang serius gelar juara pada musim 2026/2027.

Penulis : Abraham Johan

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses