BPPDRD Balikpapan Tingkatkan Pengawasan Data Usaha untuk Dukung Pengendalian Inflasi
BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Kota Balikpapan terus meningkatkan pengawasan terhadap data usaha dan aktivitas perdagangan guna mendukung pengendalian inflasi daerah.
Langkah tersebut dilakukan agar pemerintah memiliki gambaran yang lebih akurat terkait kondisi ekonomi dan pergerakan pasar di Kota Beriman.
Kepala BPPDRD Balikpapan, Idham Mustari mengatakan penguatan data ekonomi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas harga dan penerimaan daerah.
Menurutnya, pemerintah membutuhkan informasi yang cepat dan valid untuk membaca perkembangan kondisi pasar, terutama pada sektor perdagangan, jasa, restoran, hotel, dan distribusi barang kebutuhan masyarakat.
“Pengawasan data usaha sangat penting karena menjadi dasar pemerintah dalam melihat kondisi ekonomi daerah secara menyeluruh,” ujar Idham, Jumat (22/5/2026).
Ia menjelaskan, BPPDRD kini terus memperkuat sistem pendataan dan pengawasan berbasis digital guna mempermudah pemantauan aktivitas usaha di lapangan. Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat melihat perkembangan transaksi dan pergerakan ekonomi secara lebih cepat dan transparan.
Selain membantu pengawasan pajak daerah, sistem digital juga dinilai efektif dalam mendukung pengendalian inflasi. Data yang terkumpul dapat menjadi bahan evaluasi pemerintah untuk menentukan langkah antisipasi apabila terjadi lonjakan harga atau gangguan distribusi barang.
“Kalau data yang dimiliki pemerintah akurat, maka kebijakan yang diambil juga akan lebih tepat sasaran,” katanya.
Idham menambahkan, koordinasi dengan pelaku usaha dan distributor terus diperkuat agar pemerintah memperoleh informasi yang lebih cepat terkait kondisi pasar. Komunikasi yang baik dinilai penting untuk menjaga kestabilan pasokan barang dan menghindari gejolak harga di tingkat masyarakat.
Menurutnya, dunia usaha memiliki peran strategis dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha harus terus dijaga secara berkelanjutan.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan pelaku usaha sangat penting dalam menjaga stabilitas perdagangan dan distribusi barang,” tuturnya.
BPPDRD Balikpapan optimistis penguatan sistem data dan pengawasan digital akan berdampak positif terhadap pengelolaan ekonomi daerah. Selain meningkatkan transparansi, langkah tersebut juga diyakini mampu memperkuat optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dengan perkembangan aktivitas ekonomi yang terus tumbuh seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), pemerintah berharap stabilitas harga dan pertumbuhan usaha di Balikpapan dapat tetap terjaga dengan baik.
“Yang terpenting adalah menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, stabilitas harga, dan pelayanan kepada masyarakat. Itu yang terus kami upayakan,” tambah Idham.***
BACA JUGA
