Dorong Lebih Banyak Agen Literasi Keuangan, BI Balikpapan Cetak Duta Muda Cinta Rupiah

BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Balikpapan terus mengajak generasi muda menjadi agen edukasi literasi keuangan. Terbaru, program melalui Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah Championship 2026. Bank sentral berharap program melahirkan Duta Cinta Rupiah yang mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat. Terutama untuk mencintai, membanggakan, dan memahami Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan, Robi Ariadi, mengapresiasi seluruh peserta, finalis, guru pendamping. Selain itu, berbagai pihak yang telah mendukung penyelenggaraan CBP Rupiah Championship 2026.

Menurut Robi, antusiasme peserta menunjukkan semakin tingginya kepedulian generasi muda terhadap pentingnya menjaga dan menghargai Rupiah.

“Rupiah bukan sekadar alat pembayaran. Tetapi juga merupakan simbol kedaulatan bangsa yang harus kita jaga, hormati, dan banggakan,” ujar Robi.

Cetak Duta Edukasi Rupiah

Robi menjelaskan, program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah merupakan gerakan edukasi yang Bank Indonesia inisiasi. Tujuannya untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai fungsi dan peran Rupiah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Program tersebut berjalan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan berbagai elemen masyarakat agar pesan edukasi dapat menjangkau lebih banyak kalangan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para finalis kategori Duta Guru, Duta Muda, dan Duta Cilik yang dinilai mampu menyampaikan edukasi mengenai Rupiah. Lebih khusus secara kreatif, inovatif, dan mudah dipahami masyarakat.

Generasi Muda Jadi Penggerak Literasi Keuangan

Robi berharap para pemenang mampu mengemban amanah sebagai duta edukasi yang dapat menginspirasi lingkungan sekitarnya untuk semakin mencintai, membanggakan, dan memahami Rupiah.

Sementara itu, peserta yang belum berhasil menjadi juara mereka harap tetap aktif berkarya dan terus berkontribusi menyebarkan semangat literasi keuangan kepada masyarakat.

Menurutnya, membangun budaya cinta Rupiah tidak dapat dilakukan oleh Bank Indonesia sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Dukung Stabilitas Ekonomi Nasional

Menutup sambutannya, Robi mengajak seluruh pihak terus memperkuat sinergi dalam membangun generasi yang semakin cinta, bangga, dan paham Rupiah.

Ia menilai penguatan literasi mengenai Rupiah menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di masa depan.***

Penulis: Samsul
Editor: Donny M.

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses