DP3AKB Dorong LPM Jadi Motor Penggerak Gotong Royong dan Pembangunan Partisipatif

Plt Kepala DP3AKB Balikpapan Nursyamsiarni D Larose

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) sebagai ujung tombak pembangunan berbasis partisipasi warga. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) yang menjadi wadah mempererat kolaborasi antara pemerintah, LPM, dunia usaha, dan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Nursyamsiarni Djufril Larose, mengatakan BBGRM bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan akan berjalan lebih efektif apabila masyarakat ikut terlibat secara aktif melalui wadah-wadah kemasyarakatan, salah satunya LPM yang selama ini menjadi mitra pemerintah di tingkat kelurahan.

“Melalui Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, kami ingin kembali menumbuhkan semangat kebersamaan yang menjadi jati diri bangsa. Gotong royong bukan sekadar tradisi, melainkan modal sosial yang mampu memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan mempercepat pembangunan di tingkat kelurahan,” ujar Nursyamsiarni, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, salah satu tujuan utama penyelenggaraan BBGRM adalah meningkatkan kapasitas LPM agar semakin optimal menjalankan fungsinya sebagai penggerak partisipasi masyarakat. Keberadaan LPM dinilai memiliki peran penting dalam menjembatani aspirasi warga sekaligus mendukung pelaksanaan berbagai program pemerintah.

Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan menumbuhkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat, meningkatkan kualitas lingkungan melalui pembangunan sarana dan prasarana yang bermanfaat, serta memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat.

Jadi Modal Utama

Menurut Nursyamsiarni, semangat kebersamaan menjadi modal utama dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, ia berharap nilai gotong royong terus menjadi budaya yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Balikpapan, tidak hanya saat pelaksanaan BBGRM, tetapi juga dalam berbagai aktivitas sosial di lingkungan masing-masing.

Kegiatan BBGRM digelar di Aula Lantai 4 Gedung Gabungan Dinas DP3AKB dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Balikpapan. Peserta terdiri atas camat dan lurah se-Kota Balikpapan, Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi LPM Kota Balikpapan, Forum LPM Kecamatan, serta para Ketua LPM Kelurahan se-Kota Balikpapan.

Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) DP3AKB Kota Balikpapan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat.

Melalui BBGRM, Pemerintah Kota Balikpapan berharap kolaborasi yang terbangun semakin solid sehingga masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi pelaku utama yang ikut merencanakan, melaksanakan, dan menjaga hasil-hasil pembangunan di lingkungan masing-masing. Dengan semangat gotong royong yang terus dipelihara, Balikpapan diharapkan semakin mampu mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh warga.(***/Adv Diskominfo Balikpapan)

Penulis : Dani/Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses