Gotong Royong Jadi Fondasi Pembangunan Balikpapan, Pemkot Ajak Warga Perkuat Kolaborasi

Asisten Tata Pemerintahan Setdakot Balikpapan Zulkifli

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan semangat gotong royong tetap menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Di tengah pesatnya perkembangan kota dan berbagai tantangan perkotaan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan pembangunan.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Tingkat Kota Balikpapan Tahun 2026 yang digelar di Aula DP3AKB Balikpapan, Kamis (30/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga kemasyarakatan, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat dalam membangun lingkungan yang bersih, aman, sehat, dan nyaman.

Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Drs. Zulkifli, menegaskan gotong royong tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial semata. Menurutnya, nilai kebersamaan harus menjadi budaya yang terus tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Gotong royong merupakan modal sosial yang sangat penting bagi pembangunan daerah. Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh tumbuhnya rasa memiliki, kepedulian, dan partisipasi masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tantangan pembangunan perkotaan saat ini semakin kompleks. Mulai dari persoalan lingkungan, perubahan iklim, hingga meningkatnya kebutuhan pelayanan masyarakat. Karena itu, keterlibatan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai program pemerintah.

“Budaya gotong royong harus diwujudkan dalam aksi nyata. Menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi sampah, melakukan penghijauan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana, hingga memperkuat ketahanan sosial merupakan bagian dari semangat gotong royong yang harus terus kita hidupkan,” katanya.

Zulkifli menilai posisi Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) menuntut kesiapan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus memperkuat kehidupan sosial. Pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan meningkatnya partisipasi masyarakat.

“Melalui Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, kami mengajak camat, lurah, LPM, RT, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, akademisi, hingga seluruh warga menjadikan gotong royong sebagai gerakan yang berkelanjutan. Setiap lingkungan harus menjadi ruang kolaborasi yang mampu melahirkan inovasi dan solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, semangat kebersamaan merupakan investasi sosial yang harus diwariskan kepada generasi muda. Nilai kepedulian, solidaritas, dan saling membantu harus tetap menjadi karakter masyarakat Balikpapan meski kota terus berkembang menjadi kawasan penyangga IKN.

Pemerintah Kota Balikpapan optimistis kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah dan masyarakat akan mempercepat terwujudnya kota yang nyaman dihuni, maju, modern, dan sejahtera. Karena itu, semangat gotong royong diharapkan tidak hanya hadir saat pelaksanaan BBGRM, tetapi menjadi budaya yang terus menggerakkan pembangunan dari lingkungan terkecil hingga tingkat kota.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses