Festival CBP Rupiah 2026 di Balikpapan, Pelajar Diajak Cinta Rupiah dan Cerdas Kelola Keuangan
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Taman Bekapai dipenuhi kreativitas ratusan pelajar SMA dan SMK saat mengikuti Festival Karya Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah 2026, Jumat (17/7/2026).
Melalui berbagai karya inovatif dan pameran edukatif, para peserta diajak memahami pentingnya literasi keuangan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap rupiah sebagai simbol kedaulatan negara.
Kegiatan yang digelar Bank Indonesia tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Balikpapan karena dinilai mampu menghadirkan edukasi keuangan dengan pendekatan yang lebih menarik, kreatif, dan dekat dengan kehidupan generasi muda.
Literasi Keuangan Jadi Bekal Generasi Muda
Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Balikpapan, Neny Dwi Winahyu, menegaskan bahwa literasi keuangan menjadi keterampilan yang wajib dimiliki pelajar di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital.
Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan uang, tetapi juga membentuk karakter dan cara mengambil keputusan ekonomi secara bertanggung jawab.
“Literasi keuangan bukan sekadar mengajarkan cara menggunakan uang, tetapi juga membentuk karakter yang bertanggung jawab dalam mengambil keputusan ekonomi. Melalui Festival Karya CBP Rupiah, para pelajar diajak memahami pentingnya menghargai rupiah sebagai identitas bangsa sekaligus bekal menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” ujar Neny.
Belajar Keuangan Tak Cukup Lewat Teori
Neny menilai edukasi keuangan akan lebih efektif jika dikemas melalui aktivitas yang melibatkan kreativitas peserta didik.
Karena itu, Festival CBP Rupiah menjadi wadah bagi pelajar untuk belajar melalui proses berkarya, berdiskusi, dan berkolaborasi sehingga pemahaman yang diperoleh tidak berhenti pada teori di ruang kelas.
Menurutnya, pendekatan berbasis proyek juga mampu mendorong lahirnya ide-ide inovatif dari generasi muda.
Cinta Rupiah Bagian dari Pendidikan Karakter
Selain meningkatkan literasi keuangan, festival tersebut juga mengajarkan pentingnya mencintai rupiah sebagai bagian dari pendidikan karakter.
Neny mengatakan kebiasaan sederhana seperti menjaga uang tetap layak edar, menggunakan rupiah secara bijak, dan memahami nilai di balik setiap transaksi merupakan bentuk penghargaan terhadap simbol negara sekaligus kontribusi menjaga stabilitas ekonomi nasional.
“Pendidikan karakter dapat dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk bagaimana kita memperlakukan uang rupiah dengan baik. Ketika generasi muda memahami nilai tersebut, mereka tidak hanya menjadi pribadi yang cerdas secara finansial, tetapi juga memiliki rasa cinta kepada bangsa dan negara,” katanya.
Diharapkan Menjangkau Lebih Banyak Sekolah
Pemerintah Kota Balikpapan berharap Festival Karya CBP Rupiah dapat digelar secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak sekolah.
Selain memperkuat literasi keuangan, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak generasi yang kreatif, inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta memiliki kemampuan mengelola keuangan pribadi secara bijaksana.
Di tengah meningkatnya transaksi digital, kemampuan mengatur keuangan dinilai menjadi salah satu life skill yang sangat dibutuhkan generasi muda. Melalui Festival CBP Rupiah, edukasi tersebut dikemas secara menarik sehingga diharapkan semangat cinta, bangga, dan paham rupiah tidak berhenti di arena festival, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis : Samsul
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
