Gus Luthfy dan Julita Rista, Pelajar Asal Kaltim Lolos Paskibraka Nasional 2026

Julita Rista Lestari, dari SMA Negeri 1 Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Gus Luthfy Azka Nararya, dari SMA YPVDP Kota Bontang
Julita Rista Lestari, dari SMA Negeri 1 Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Gus Luthfy Azka Nararya, dari SMA YPVDP Kota Bontang (foto : Pemprov)

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Dua pelajar asal Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil lolos sebagai calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional 2026 dan akan bertugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang di Jakarta.

Kedua pelajar tersebut adalah Julita Rista Lestari dari SMA Negeri 1 Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara, serta Gus Luthfy Azka Nararya dari SMA YPVDP Kota Bontang.

Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kaltim, Arih Franata Filifus Sembiring, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia menyebut keduanya berhasil menembus seleksi ketat berjenjang, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga nasional.

“Dari seleksi tingkat provinsi terpilih enam pelajar terbaik untuk mengikuti seleksi nasional yang dilaksanakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Alhamdulillah, dua di antaranya lolos mewakili Kaltim,” ujarnya, Selasa (22/6/2026).

Seleksi tingkat provinsi sendiri berlangsung pada 3–9 Mei 2026 dan diikuti 60 peserta terbaik dari 10 kabupaten/kota di Kaltim.

Sembiring berharap kedua wakil Kaltim dapat memberikan performa terbaik di tingkat nasional, termasuk berpeluang menjadi pembawa baki maupun pembentang bendera dalam upacara kenegaraan di Ibu Kota Negara.

Untuk mendukung kesiapan peserta, Kesbangpol Kaltim telah memberikan pembekalan, baik dari sisi mental, psikologis, maupun keterampilan, dengan melibatkan purna Paskibraka.

“Pembekalan ini penting agar mereka siap menghadapi seleksi lanjutan dan penugasan di tingkat nasional,” jelasnya.

Kedua pelajar dijadwalkan berangkat ke Jakarta pada pertengahan Juli 2026 untuk mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan bersama perwakilan dari 37 provinsi lainnya.

Sembiring juga menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan melalui aplikasi “Transparansi Paskibraka BPIP”.

Ia menambahkan, minat pelajar Kaltim untuk mengikuti seleksi Paskibraka terus meningkat setiap tahun. Kriteria seleksi tidak hanya mencakup tinggi badan, tetapi juga mental, fisik, keterampilan baris-berbaris, etika, serta rekam jejak, termasuk di media sosial.

Adapun syarat tinggi badan untuk calon Paskibraka putra adalah 170–180 cm, sedangkan putri 165–175 cm.

Sembiring pun mengajak pelajar, khususnya siswa kelas X SMA/sederajat, untuk tidak ragu mendaftar.

“Semakin banyak yang mendaftar, semakin besar peluang generasi muda Kaltim untuk berkembang, meningkatkan kedisiplinan, serta mengharumkan nama daerah,” pungkasnya.

Sumber : Pemprov

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses