Sengketa Data BBM Subsidi di Samarinda Berakhir Damai, Pertamina Buka Informasi

Ilustrasi pengisian BBM di SPBU Pertamina. (Foto: Pertamina)
Pengisian BBM di SPBU Pertamina. (Foto: Pertamina)

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Sengketa informasi publik terkait distribusi BBM subsidi jenis biosolar di Samarinda akhirnya berakhir damai. PT Sejahtera Wastu Perintis dan PT Pertamina Patra Niaga sepakat menyelesaikan perkara melalui mediasi yang difasilitasi Komisi Informasi (KI) Kalimantan Timur.

Kesepakatan tersebut disahkan dalam sidang putusan di Kantor KI Kaltim, Rabu (17/6/2026), setelah kedua pihak mencapai titik temu terkait permohonan data yang sebelumnya disengketakan.

Ketua Majelis Komisioner KI Kaltim, Sencihan, menyatakan sengketa dengan nomor registrasi 016/REG-PSI/KI-KALTIM/IV/2026 resmi dinyatakan selesai.

“Memerintahkan para pihak menjalankan kewajiban sesuai kesepakatan yang telah dibuat,” ujarnya.

Sengketa ini bermula dari permintaan informasi PT Sejahtera Wastu Perintis terkait kebijakan dan mekanisme penyaluran biosolar bersubsidi di Samarinda. Dalam proses mediasi, PT Pertamina Patra Niaga akhirnya bersedia membuka data yang diminta.

Ada empat poin krusial yang menjadi objek sengketa, yakni prosedur pengajuan kuota biosolar oleh pemerintah daerah, dasar kebijakan pembatasan pengisian, data kendaraan penerima subsidi, serta perbedaan kuota dalam aplikasi MyPertamina dengan praktik di lapangan.

Seluruh poin tersebut berhasil disepakati dalam mediasi yang digelar pada 12 Juni 2026, setelah sebelumnya kedua pihak sepakat menempuh jalur musyawarah sejak Mei 2026.

Dengan terpenuhinya seluruh permintaan informasi, kedua pihak menyatakan puas dan sepakat tidak melanjutkan sengketa ke proses hukum berikutnya.

Penyelesaian ini dinilai menjadi preseden positif dalam penanganan sengketa informasi publik, khususnya terkait distribusi BBM subsidi yang selama ini kerap menjadi sorotan.

Selain memberikan kepastian hukum, kesepakatan ini juga memperkuat komitmen transparansi dalam tata kelola distribusi energi di Kalimantan Timur.

Sumber : Pemprov

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses