Jalan Santai IKAPAKARTI Jadi Ruang Perkuat Kerukunan di Balikpapan

Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Kegiatan Jalan Santai yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Paguyuban Keluarga Tanah Jawi (DPD IKAPAKARTI) Kota Balikpapan menjadi ruang memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.

Digelar di BSCC Dome, Minggu (16/8/2026), kegiatan tersebut tidak hanya mengajak masyarakat menjaga kebugaran, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivitas yang mempertemukan warga dari beragam latar belakang.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, mengatakan kegiatan berbasis komunitas seperti jalan santai memiliki nilai penting dalam menjaga hubungan sosial masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya menjaga kebugaran fisik, tetapi juga memperkuat silaturahmi, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Balikpapan,” ujar Bagus, Minggu (16/8/2026).

Menurutnya, Balikpapan merupakan kota yang dihuni masyarakat dari berbagai suku, agama, dan budaya. Keberagaman tersebut harus terus dirawat agar menjadi kekuatan dalam pembangunan daerah.

Bagus menilai paguyuban memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi dan kebersamaan di tengah masyarakat. Karena itu, keberadaan organisasi seperti IKAPAKARTI tidak hanya berkaitan dengan pelestarian budaya, tetapi juga dapat berkontribusi dalam menjaga kerukunan.

“Organisasi paguyuban memiliki peran penting dalam memperkuat persatuan serta mendukung pembangunan daerah,” katanya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji. Ia mengapresiasi pelaksanaan jalan santai yang dikemas bersama berbagai kegiatan lainnya, seperti senam Zumba, bazar UMKM, gebyar budaya hingga gunungan.

Dukung Produk UMKM

Menurut Seno, rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peringatan kemerdekaan dapat diisi melalui kegiatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Perayaan kemerdekaan tidak selalu diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui ruang-ruang kebersamaan yang mempererat hubungan antarmasyarakat,” ujarnya.

Selain memperkuat silaturahmi, kegiatan tersebut turut memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Seno mengajak warga memberikan dukungan terhadap produk lokal sebagai bagian dari upaya menggerakkan ekonomi kerakyatan.

“Dukungan terhadap produk lokal merupakan salah satu bentuk nyata mengisi kemerdekaan sekaligus memperkuat perekonomian daerah,” katanya.

Di sisi lain, unsur budaya Jawa yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga warisan budaya di tengah perkembangan Kalimantan Timur.

Seno menegaskan, keberagaman budaya harus dipandang sebagai modal sosial. Terlebih, Kalimantan Timur kini terus berkembang sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Perbedaan latar belakang budaya bukanlah penghalang untuk membangun daerah bersama. Sebaliknya, keberagaman menjadi kekuatan yang memperkaya kehidupan sosial masyarakat,” tegasnya.

Bagus juga mengajak masyarakat terus menjaga semangat kemerdekaan dengan memperkuat gotong royong, kepedulian sosial dan kecintaan terhadap lingkungan.

“Cinta kepada kota dan bangsa tidak hanya diwujudkan melalui perayaan kemerdekaan, tetapi juga melalui kepedulian menjaga lingkungan, menghemat sumber daya, dan merawat kerukunan,” pungkasnya.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses