Kejuaraan Karate IKIP PGRI 2026 di Samarinda Diikuti 360 Atlet dari 27 Kontingen
SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Seno Aji menegaskan pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini saat membuka Kejuaraan Karate Piala Rektor IKIP PGRI Kaltim 2026 di Gedung Sasana Didaktika, Samarinda, Sabtu (13/6/2026).
Kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya menjaring bibit unggul yang diproyeksikan mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Kita sedang gencar mencari bibit-bibit unggul dan atlet berprestasi sejak dini. Ajang seperti ini sangat penting untuk pembinaan,” ujar Seno Aji.
Wadah Lahirkan Atlet Masa Depan
Wagub yang juga Ketua Umum FORKI Kaltim menilai, kejuaraan terbuka (open tournament) menjadi kunci dalam meningkatkan jam terbang dan kualitas atlet muda.
Ia memastikan atlet-atlet junior berprestasi akan didorong untuk mengikuti berbagai kejuaraan di luar daerah, bahkan dipersiapkan menuju ajang nasional seperti PON hingga Pelatnas.
“Ke depan, mereka diharapkan bisa mewakili Kaltim di PON dan memperkuat Indonesia di level internasional,” tegasnya.
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, 12–14 Juni 2026, diikuti 360 atlet dari 27 kontingen dengan total 493 nomor pertandingan pada kategori kata dan kumite.
Ajang ini menjadi salah satu turnamen karate terbesar di Kaltim yang melibatkan atlet dari berbagai daerah.
Peran Kampus dalam Pembinaan Olahraga
Rektor IKIP PGRI Kaltim, Suriansyah, menyebut kampus turut berperan aktif dalam mencetak pelatih dan atlet melalui Program Studi Kepelatihan Olahraga.
Pada 2025, tercatat 21 pelatih olahraga menempuh pendidikan di IKIP PGRI Kaltim. Sementara tahun ini, sekitar 40 atlet Kaltim direncanakan akan melanjutkan studi di kampus tersebut.
“Kami berharap biaya pendidikan mereka dapat didukung melalui program Gratispol dari Pemprov Kaltim,” ujarnya.
Dorong Lebih Banyak Event Olahraga
Seno Aji juga mendorong lebih banyak perguruan tinggi di Kaltim untuk aktif menggelar kejuaraan serupa sebagai bagian dari ekosistem pembinaan atlet.
Menurutnya, semakin sering kompetisi digelar, semakin besar peluang melahirkan atlet unggulan yang mampu mengharumkan nama daerah.
Sumber : Pemprov
BACA JUGA
