Kerukunan 129 Paguyuban Jadi Modal Utama Menjaga Kondusivitas Balikpapan

Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo

BALIKPAPAN,Inibalikpapan com – Kerukunan antarpaguyuban dinilai menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat Kota Balikpapan tetap aman, damai, dan terbebas dari konflik sosial.

Karena itu, Pemerintah Kota Balikpapan mengapresiasi peran aktif Forum Komunikasi Paguyuban Balikpapan (FKPB) yang selama ini konsisten membangun persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo saat menghadiri kegiatan silaturahmi bersama tokoh-tokoh paguyuban yang digelar di Rumah Makan Cak Tris, (30/6/2026).

Bagus mengatakan, kondusivitas yang selama ini terjaga merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk FKPB yang menaungi sekitar 129 paguyuban dari berbagai daerah di Indonesia.

“Selama ini Kota Balikpapan tetap kondusif dan tidak ada konflik-konflik sosial. Ini tidak lepas dari guyub rukun seluruh paguyuban yang ada di Balikpapan. Ada sekitar 129 paguyuban, mulai dari Aceh hingga Papua, dari Pulau Rote sampai Pulau Nias,” ujarnya.

Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Balikpapan justru menjadi kekuatan dalam membangun kota yang harmonis. Semangat persaudaraan dan toleransi yang terus dipelihara seluruh paguyuban menjadi modal sosial penting dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bagus juga mengajak seluruh paguyuban untuk turut menyosialisasikan berbagai program prioritas Pemerintah Kota Balikpapan kepada masyarakat. Dukungan organisasi kemasyarakatan dinilai penting agar manfaat program pemerintah dapat dirasakan lebih luas.

Beberapa program yang menjadi perhatian pemerintah di antaranya penanganan banjir, layanan BPJS Kesehatan gratis, pemberian seragam sekolah gratis, pembebasan biaya pendidikan di 15 SMP swasta, serta program beasiswa bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.

“Kami berharap program-program pemerintah ini dapat dibantu penyampaiannya kepada masyarakat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga Balikpapan,” kata Bagus.

Ia juga berharap sinergi antara Pemerintah Kota dan FKPB terus diperkuat dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung percepatan pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Ketua FKPB Abriantinus menegaskan komitmen organisasinya untuk terus menjaga keamanan dan memperkuat persatuan di Kota Balikpapan. Menurutnya, keberhasilan menjaga kondusivitas merupakan tanggung jawab bersama seluruh paguyuban yang ada di kota ini.

“Saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya membutuhkan dukungan dari seluruh tokoh dan paguyuban agar Balikpapan tetap aman dan kondusif. Itu yang paling utama karena menjadi cerminan daerah kita,” ujarnya.

Abriantinus menambahkan, FKPB akan terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kota Balikpapan maupun DPRD guna mendukung berbagai program pembangunan serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Ia berharap perhatian pemerintah terhadap keberadaan paguyuban terus ditingkatkan sehingga kolaborasi yang telah terjalin selama ini semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Balikpapan.***

Penulis : Samsul

Editor: Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses