Tiket Pesawat Bakal Lebih Terjangkau? Pemerintah Gelontorkan Rp 26,3 Triliun untuk Stimulus Ekonomi 2026

Kondisi Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan saat hari libur. Kenaikan harga tiket pesawat belakangan waktu terakhir ditengarai membuat arus penerbangan menjadi minim. (Foto: Abraham Johan)

JAKARTA, Inibalikpapan.com – Pemerintah menggelontorkan paket stimulus ekonomi senilai Rp26,3 triliun pada semester kedua 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong aktivitas ekonomi di tengah ketidakpastian global.

Salah satu insentif yang paling langsung dirasakan masyarakat adalah diskon tiket transportasi, mulai dari kereta api, kapal laut, hingga pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket pesawat kelas ekonomi domestik selama musim liburan sekolah dan akhir tahun.

Tiket Kereta, Kapal dan Pesawat Dapat Insentif

Dalam paket stimulus tersebut, pemerintah memberikan potongan harga 30 persen untuk tiket kereta api dan kapal laut milik PT Pelni.

Selain itu, biaya operasional pelabuhan pada lintas penyeberangan PT ASDP Indonesia Ferry juga dibebaskan untuk membantu menekan biaya transportasi masyarakat.

Sementara untuk penerbangan domestik, pemerintah menanggung 100 persen PPN tiket pesawat kelas ekonomi sehingga pemerintah berharap harga tiket lebih terjangkau selama periode liburan.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menggairahkan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata domestik.

Beras Gratis untuk 33,2 Juta Keluarga

Porsi terbesar stimulus justru mengarah ke sektor pangan.

Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp17,5 triliun untuk program bantuan pangan berupa beras 10 kilogram per bulan kepada 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Program ini akan berjalan selama tiga bulan berturut-turut mulai Juli 2026.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan dana Rp500 miliar untuk menjaga stabilitas harga kedelai di pasar domestik.

Langkah tersebut dapat membantu menahan tekanan harga pangan sekaligus menjaga daya beli kelompok masyarakat berpenghasilan rendah.

Program Magang dan Pelatihan Mendapat Perluasan

Stimulus juga menyasar sektor ketenagakerjaan melalui penguatan program vokasi dan magang.

Pemerintah menyiapkan anggaran Rp4,1 triliun untuk mendanai program magang nasional dengan target menjangkau sekitar 150 ribu peserta.

Pemerintah berharap program ini meningkatkan keterampilan tenaga kerja sekaligus memperkuat kesiapan sumber daya manusia menghadapi kebutuhan industri.

Dorong Industri dan Dunia Usaha

Selain bantuan langsung kepada masyarakat, pemerintah juga menyiapkan sejumlah insentif fiskal untuk mendukung sektor industri strategis dan ekonomi kreatif.

Kebijakan tersebut mencakup pelonggaran bea masuk, insentif perpajakan tertentu, hingga dukungan bagi sektor-sektor yang memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Pemerintah berharap paket stimulus Rp26,3 triliun ini dapat menjaga konsumsi rumah tangga sebagai motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus membantu dunia usaha tetap bergerak di tengah tantangan ekonomi global.***

Penulis: Donny Moslem
Sumber: Suara.com (partner inibalikpapan.com)
Editor: Donny

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses