Kloter 2 Embarkasi Balikpapan Berangkat Penuh, 360 Jemaah Siap Menuju Tanah Suci

Calon jemaah haji Kloter 2 Embarkasi Balikpapan mulai diberangkatkan. (Foto:Inibalikpapan.com/Samsul)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Pemberangkatan Kelompok Terbang (Kloter) 2 Embarkasi Haji Balikpapan berlangsung lancar tanpa kendala berarti.

Sebanyak 360 jemaah resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci dengan seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, mulai dari proses masuk asrama haji hingga keberangkatan menuju bandara.


Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Balikpapan, Suharto Baijuri, memastikan seluruh jemaah kloter ini dapat berangkat lengkap dan dalam kondisi terkendali.


“Alhamdulillah, pemberangkatan Kloter 2 Embarkasi Haji Balikpapan berjalan baik. Semua proses dari awal hingga keberangkatan berlangsung lancar, dan 360 jemaah bisa berangkat seluruhnya tanpa ada yang tertinggal,” ujar Suharto
, Rabu (29/4/2026).


Kloter 2 didominasi jemaah asal Balikpapan sebanyak 354 orang, ditambah masing-masing dua jemaah dari Kutai Timur dan Kutai Kartanegara, serta dua petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD).


Meski demikian, terdapat empat calon jemaah dari Kukar yang harus menunda keberangkatan karena faktor kesehatan. Dua di antaranya merupakan pasangan lanjut usia, di mana salah satu mengalami demensia sehingga dinilai tidak memenuhi syarat istitha’ah atau kemampuan kesehatan untuk berhaji tahun ini.


Sementara dua lainnya merupakan pasangan suami istri yang batal berangkat setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Banjarmasin yang menyebabkan cedera serius.


“Daripada berisiko dipulangkan dari embarkasi karena kondisi kesehatan, kami putuskan penundaan dilakukan dari awal agar jemaah bisa fokus pemulihan dan insya Allah berangkat tahun depan,” jelasnya.


Suharto juga mengingatkan para jemaah untuk mewaspadai cuaca ekstrem di Arab Saudi yang diperkirakan mencapai 45 derajat Celsius. Ia meminta seluruh jemaah menjaga kondisi fisik dengan memperbanyak konsumsi air putih guna mencegah dehidrasi.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan terhadap pentingnya menjaga kartu Nusuk, yakni identitas resmi jemaah selama berada di Arab Saudi.
“Kartu Nusuk jangan sampai hilang atau tercecer karena itu sangat penting. Di dalamnya ada identitas lengkap jemaah dan menjadi syarat akses ke sejumlah area ibadah,” tegasnya.


Jika kartu tersebut hilang, jemaah diminta segera melapor kepada petugas kloter atau sektor setempat agar proses penggantian dapat dilakukan secepat mungkin.
Pemerintah berharap seluruh jemaah Kloter 2 dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar, sehat, dan kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.

Keberangkatan ini sekaligus menjadi cerminan kesiapan Embarkasi Balikpapan dalam memberikan pelayanan optimal bagi para tamu Allah.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses