Kapal Feri / ilustrasi

KM Umsini Disiapkan Jadi Tempat Isolasi Apung Pasien Covid-19

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Kapal Motor Umsini disiapkan menjadi tempat isolasi apung pasien covid-19  di Makassar. Hal itu sesuai permintaan Wali Kota Makassar

Demikian disampaikan Dirut PT Pelni Insan Purwarisya L Tobing dalam keterangan tertulis, Rabu (21/7/2021), dilansir dari suara.com jaringan inibalikpapan.com

“Ini dilakukan menindaklanjuti permintaan Walikota Makassar untuk menggunakan kapal Pelni sebagai tempat isolasi apung skala kota melihat lonjakan kasus Covid-19 di Kota Makassar,” ujarnya

KM Umsini yang menjadi moda transportasi favrote pada 1990-an itu kini tengah berhenti beroperasi. Sehingga diminta menjadi tempat isolasi pasien covid-19 tanpa gejala atau gejala ringan

Selama digunakan sebagai lokasi isolasi apung, Kapal Umsini akan berlabuh di sekitar Pulau Lae Lae. KM Umsini memiliki daya tampung untuk 804 pasien dan 60 tenaga kesehatan yang disediakan oleh Pemerintah Kota Makassar.

Jumlah tersebut sesuai dengan kebijakan 50 persen dari kapasitas kapal sehingga protokol kesehatan di atas kapal tetap terlaksana. Kru kapal yang bertugas diatas kapal juga akan diganti setiap dua minggu sekali.

Selama kegiatan isolasi diatas kapal berlangsung, Pelni akan menyediakan beberapa fasilitas umum seperti tempat tidur, poliklinik, dan jogging track. Akses menuju deck atas akan diberikan untuk berjemur dan berolahraga.

“Melalui fasilitas yang tersedia, diharapkan pasien merasa nyaman selama menjalankan masa isolasi mandiri di atas kapal sehingga dapat mempercepat proses penyembuhan serta peningkatan imun pada pasien Covid-19,” ujarnya.

KM Umsini berada di Pelabuhan Makassar sejak Rabu (14/7) dan kini telah memasuki tahap persiapan. Deck ekonomi yang akan dipergunakan sebagai tempat tidur pasien juga telah dipasang sekat antar-tempat tidur.

KM Umsini merupakan salah satu dari 26 kapal penumpang yang dioperasikan oleh PT Pelni dan menyinggahi Makassar dalam rute pelayarannya. Kapal berkapasitas 2000 pax ini memiliki rute reguler Kijang – Tanjuk Priok – Surabaya – Makassar – Maumere – Larantuka – Lewoleba – Kupang (PP).

Baca juga ini :  Klaster Baru Ilir, Batu Ampar dan Manggar Jadi Perhatian Satgas Gugus Tugas

“Sebelum kembali dipergunakan untuk melayani pelayaran reguler, perusahaan memastikan akan dilakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh hingga kapal dinyatakan siap untuk beroperasi kembali,” katanya.

www.suara.com /Antara

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.