Desa Cantik Kukar Dicanangkan, Wagub Kaltim: Data Akurat Jadi Kunci Pembangunan Desa

Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) resmi dicanangkan di Kabupaten Kutai Kartanegara
Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) resmi dicanangkan di Kabupaten Kutai Kartanegara (foto : Pemprov)

LOA KULU, Inibalikpapan.com — Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) resmi dicanangkan di Kabupaten Kutai Kartanegara dan digadang menjadi fondasi baru pembangunan berbasis data di daerah.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan pentingnya data akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan, khususnya di tingkat desa.

“Dengan data yang baik dan tepat, kita bisa merencanakan pembangunan secara terarah. Desa bisa mengetahui tingkat kemiskinan hingga potensi yang dimiliki,” ujarnya saat pencanangan

Data Jadi Penentu Arah Pembangunan

Menurut Wagub, program Desa Cantik tidak hanya berfungsi sebagai basis data, tetapi juga menjadi indikator utama dalam mengukur kinerja pemerintah daerah. Data yang valid akan membantu desa memetakan potensi, menentukan prioritas program, hingga menyampaikan kebutuhan pembangunan ke tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat.

“Dengan data yang baik, desa bisa berkembang dan mandiri karena tahu kekuatan dan kekurangannya,” tegasnya.

Dukung Lomba Nasional Desa Cantik

Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, menyatakan dukungan penuh terhadap tiga desa di Kecamatan Loa Kulu yang akan mengikuti penilaian Desa Cantik tingkat nasional.

Ketiga desa tersebut adalah:

  • Desa Sumber Sari
  • Desa Loa Kulu Kota
  • Desa Panoragan

Ia menekankan, akurasi data hingga level RT menjadi kunci dalam mendukung kebijakan strategis, termasuk penanganan kemiskinan dan stunting.

“Kebutuhan data sangat penting agar intervensi pemerintah tepat sasaran dan bisa digunakan bersama secara valid,” ujarnya.

Sinergi dengan BPS Diperkuat

Pemerintah Kabupaten Kukar juga berharap Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur dapat terus mendampingi desa dalam penguatan kapasitas pengelolaan data.

Dengan kolaborasi lintas sektor, program Desa Cantik diharapkan mampu menjadi tolok ukur pembangunan desa berbasis data, sekaligus mempercepat terwujudnya desa mandiri dan berdaya saing di Kalimantan Timur. / Pemprov

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses