Menang di Jepara Jadi Bahan Evaluasi Mauro Jeronimo Jelang Laga Lawan Dewa United di Samarinda

Mauro Jeronimo
Mauro Jeronimo (foto : I League)

SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Borneo FC Samarinda akhirnya meraih kemenangan perdana diSuper League 2026/27. Namun, kemenangan tipis 1-0 atas Persijap Jepara justru menjadi bahan evaluasi bagi pelatih Mauro Jeronimo.

Borneo FC memang berhasil membawa pulang tiga poin dari Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara. Hasil tersebut menjadi respons positif setelah Pesut Etam kalah dari Persija Jakarta pada laga perdana di kandang sendiri.

Tambahan tiga poin membuat Borneo FC kini mengoleksi tiga poin dan berada di peringkat ke-10 klasemen sementara BRI Super League 2026/27.

Meski demikian, Mauro Jeronimo belum sepenuhnya puas. Pelatih asal Spanyol itu menilai timnya masih memiliki pekerjaan rumah, terutama dalam mempertahankan kontrol permainan hingga pertandingan berakhir.

Mauro mengakui pertandingan melawan Persijap berjalan sesuai perkiraan. Bermain di kandang lawan dengan tekanan suporter tuan rumah membuat Borneo FC harus menghadapi laga yang tidak mudah.

“Kami menyadari tantangan yang akan kami hadapi dan tahu bahwa pertandingan ini akan memiliki berbagai fase yang berbeda. Pada fase awal saya rasa di babak pertama kami bermain sangat baik. Kami mendominasi permainan dan berhasil mencetak gol,” ujar Mauro, dikutip dari laman I League.

Menurutnya, Borneo FC sebenarnya memiliki kesempatan untuk menggandakan keunggulan sejak babak pertama. Namun, setelah turun minum, Pesut Etam tidak lagi mampu mengendalikan pertandingan seperti yang diharapkan.

“Sebenarnya, di awal pertandingan, kami punya peluang untuk mencetak gol tambahan. Menurut saya, kami benar-benar memegang kendali. Namun, sayangnya di babak kedua, kami belum sepenuhnya siap untuk menguasai jalannya pertandingan selama 90 menit penuh,” jelasnya.

Borneo FC Bertahan di Tengah Tekanan Persijap

Persijap kemudian meningkatkan tekanan untuk mencari gol penyeimbang. Situasi tersebut membuat Borneo FC harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan keunggulan.

Mauro menilai lini belakang timnya mampu melewati tekanan tersebut dengan kerja sama yang solid.

Bahkan, ketika Persijap mulai membuka ruang karena mengejar gol, Borneo FC beberapa kali mendapatkan peluang melalui serangan balik.

“Kami bahu-membahu bertahan saat berada dalam tekanan berat. Saya juga merasa bahwa setelah melancarkan dua atau tiga serangan balik, kami seharusnya bisa mencetak gol kedua untuk memastikan kemenangan, namun kami gagal melakukannya,” tutur Mauro.

Secara statistik, pertandingan memang berlangsung relatif berimbang. Kedua tim sama-sama mencatat 50 persen penguasaan bola.

Namun, Borneo FC lebih agresif dalam melepaskan tembakan. Pesut Etam mencatat 12 percobaan tembakan, sedangkan Persijap melepaskan delapan tembakan.

Dari jumlah tersebut, Borneo FC menghasilkan lima tembakan tepat sasaran dan Persijap hanya tiga.

Mauro menyebut masih banyak pelajaran yang harus diambil dari pertandingan tersebut. Meski begitu, kemenangan tandang menjadi modal penting bagi tim setelah hasil mengecewakan pada laga pembuka.

“Jadi, ada banyak pelajaran yang bisa dipetik, tetapi kami sangat senang, setelah kekalahan di laga kandang sebelumnya, meraih kemenangan tandang ini terasa sangat berarti, dan kami akan terus melanjutkan kerja keras kami,” tegasnya.

Borneo FC Langsung Hadapi Dewa United

Borneo FC tidak memiliki banyak waktu untuk beristirahat. Pesut Etam akan menjalani laga lebih awal pada pekan kelima BRI Super League 2026/27 dengan menghadapi Dewa United.

Pertandingan tersebut akan berlangsung di kandang Borneo FC pada Rabu (16/9/2026).

Laga dimajukan karena pada Oktober 2026 Borneo FC harus menjalani agenda ASEAN Club Championship 2026/27.

Pertandingan melawan Dewa United sekaligus menjadi kesempatan bagi Borneo FC untuk melanjutkan momentum kemenangan di Jepara.

Di sisi lain, laga tersebut menjadi ujian berikutnya bagi Mauro Jeronimo untuk membuktikan bahwa persoalan kontrol permainan selama 90 menit yang terlihat saat menghadapi Persijap mulai menemukan solusi.

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses