Nadeo Argawinata Terima Kasih dapat Sambutan Hangat di Samarinda
SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Borneo FC Samarinda tampil agresif, tetapi gagal mencetak gol saat menjamu Persija Jakarta pada pekan pertama Super League 2026/2027. Di tengah tekanan tuan rumah, Nadeo Argawinata justru menjadi salah satu sosok penting di balik kemenangan 1-0 Macan Kemayoran di Stadion Segiri, Sabtu (5/9/2026) malam.
Bagi Nadeo, kemenangan tersebut terasa lebih spesial. Ia bukan hanya berhasil membawa Persija pulang dengan tiga poin dan mencatatkan clean sheet, tetapi juga kembali ke Samarinda, kota yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Kepulangan Nadeo pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat Samarinda.
Gol tunggal Persija dicetak penyerang asal Swedia, Alexander Jeremejeff, pada menit 45+1. Jeremejeff menanduk umpan silang Kerim Memija dan membuat Persija menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Setelah jeda, Borneo FC meningkatkan tekanan. Pesut Etam berusaha keras mencari gol penyama kedudukan, sementara Persija lebih banyak menjaga keunggulan dan sesekali mengancam melalui serangan balik.
Namun, hingga pertandingan berakhir, gawang Nadeo tetap steril.
Clean sheet tersebut menjadi bagian penting dari kemenangan Persija sekaligus membuat Nadeo pulang ke Jakarta dengan cerita manis dari kota yang pernah menjadi rumahnya.
“Pertama-tama, terima kasih atas sambutan dari teman-teman di Samarinda untuk tim kami, Persija, dan saya pribadi tentunya. Terima kasih atas sambutan hangatnya. Kembali lagi ke Samarinda dalam pertandingan di pekan pertama ini,” kata Nadeo seusai pertandingan.
Nadeo Akui Borneo FC Tampil Spartan
Nadeo tidak menampik bahwa Persija harus bekerja keras untuk mempertahankan keunggulan. Menurutnya, Borneo FC tampil agresif dan memberikan tekanan sepanjang pertandingan.
Kondisi tersebut membuat kemenangan Persija menjadi tidak mudah, terutama setelah Borneo FC terus mengejar gol pada babak kedua.
“Memang betul apa yang dikatakan Coach Shin Tae-yong, pertandingan tidak gampang. Borneo FC bermain sangat spartan seperti biasanya,” ujar Nadeo.
Namun, Persija mampu menjaga fokus hingga laga berakhir.
“Persija tetap fokus sampai akhir dan mampu memanfaatkan keunggulan. Akhirnya, kami bisa membawa tiga poin pulang ke Jakarta,” lanjutnya.
Kemenangan ini sekaligus memperlihatkan betapa pentingnya efektivitas dan pertahanan dalam pertandingan pembuka kompetisi.
Borneo FC boleh lebih agresif, tetapi Persija lebih klinis. Satu gol Jeremejeff dan pertahanan disiplin yang dikawal Nadeo sudah cukup untuk membuat tuan rumah kehilangan poin di depan pendukung sendiri.
Bagi Nadeo, hasil tersebut menjadi pembuka musim yang sempurna: kembali ke Samarinda, mendapat sambutan hangat, menjaga gawang tetap tanpa kebobolan, dan membawa pulang tiga poin bersama Persija.
BACA JUGA
