Yamaha GEAR ULTIMA Tembus Jalur Licin Sinabung, Peserta Sempat Ragu Sebelum Mencoba
KARO, inibalikpapan.com,– GEAR ULTIMA menghadapi ujian sesungguhnya di kaki Gunung Sinabung, Sumatera Utara. Diguyur hujan sepanjang perjalanan, skutik 125cc ini harus melewati jalur berbatu, tanjakan curam, hingga tanah berlumpur sebelum akhirnya mencapai sabana di ketinggian sekitar 1.500 meter di atas permukaan laut.
Perjalanan dalam kegiatan GEAR ULTIMA Jelajah Mountain dimulai dari Berastagi menuju kawasan kaki Gunung Sinabung. Namun tantangan langsung muncul ketika rombongan memasuki jalur tanah yang berubah licin akibat hujan.
Bebatuan besar, kubangan lumpur, dan tanjakan panjang membuat sebagian peserta sempat meragukan kemampuan skutik harian tersebut.
Bagi banyak pengendara, medan seperti ini biasanya lebih identik dengan motor berkapasitas besar atau motor petualang. Karena itu, kemampuan GEAR ULTIMA menghadapi rute pegunungan menjadi perhatian utama selama perjalanan.
Tantangan paling berat muncul saat rombongan memasuki jalur menuju kawasan sabana.
Hujan yang terus turun membuat permukaan batu semakin licin. Di beberapa titik, pengendara harus menjaga keseimbangan saat melintasi jalur sempit dengan kontur tidak rata.
Meski menghadapi kondisi tersebut, Yamaha GEAR ULTIMA tetap mampu melanjutkan perjalanan hingga tujuan. Mesin Blue Core Hybrid 125cc membantu menjaga respons tenaga saat menghadapi tanjakan, sementara handling yang ringan memudahkan pengendara bermanuver di jalur pegunungan.
General Manager Marketing & Promotion PT Alfa Scorpii, Joni Lie, mengatakan kegiatan ini sengaja dirancang untuk menguji kemampuan motor dalam kondisi yang jauh berbeda dari penggunaan harian.
“Kami ingin menunjukkan bahwa GEAR ULTIMA tidak hanya nyaman digunakan untuk aktivitas sehari-hari, tetapi juga mampu menghadapi berbagai kondisi jalan yang menantang,” ujarnya.
Keraguan Peserta Berubah Jadi Pengalaman Tak Terlupakan

Salah satu peserta, Wanda Yudha, mengaku sempat tidak yakin ketika melihat kondisi jalur menuju sabana Gunung Sinabung.
Menurutnya, batu-batu besar, jalan licin akibat hujan, dan tanjakan panjang membuat perjalanan terlihat cukup berat untuk ukuran skutik 125cc.
Namun setelah menjalaninya langsung, pandangannya berubah.
“Awalnya saya tidak yakin motor ini bisa melewati jalur yang penuh batu besar, licin karena hujan dan tanjakannya panjang. Tapi ternyata GEAR ULTIMA mampu melewati semuanya tanpa kendala,” katanya.
Setelah berjibaku dengan jalur berat selama perjalanan, rombongan akhirnya tiba di kawasan sabana kaki Gunung Sinabung.
Hamparan rumput hijau, udara pegunungan yang sejuk, dan pemandangan alam terbuka menjadi hadiah setelah melewati berbagai tantangan di sepanjang rute.
Momen tersebut dimanfaatkan peserta untuk berkemah, menikmati barbeque, hingga menyeruput kopi hangat di tengah dinginnya malam pegunungan.
Perlengkapan camping yang dibawa juga dapat ditata dengan lebih praktis berkat dek kaki yang luas, handle belakang multifungsi, serta gantungan ganda yang tersedia pada motor.
Kegiatan Jelajah Mountain menjadi pengalaman yang menunjukkan bahwa fungsi skutik tidak selalu terbatas pada mobilitas perkotaan.
Di jalur yang dipenuhi batu, lumpur, dan hujan deras, Yamaha GEAR ULTIMA berhasil menyelesaikan perjalanan menuju sabana Gunung Sinabung.
Bagi peserta, perjalanan ini bukan hanya soal menguji kendaraan, tetapi juga tentang membuktikan bahwa petualangan bisa dimulai bahkan dengan motor yang sehari-hari digunakan untuk bekerja, kuliah, atau aktivitas keluarga.
BACA JUGA
