PHRI Balikpapan Perkuat Sinergi Pariwisata, Momentum Halalbihalal Jadi Ajang Kolaborasi

Kepala Disporapar Balikpapan Ratih Kusuma

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com — Momentum halalbihalal yang digelar Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) BPC Kota Balikpapan dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah dalam mendorong kebangkitan sektor pariwisata dan perhotelan.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (14/4/2026) di Novotel Balikpapan ini dihadiri pelaku industri hotel dan restoran, serta jajaran pemerintah kota. Suasana penuh keakraban menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus membahas tantangan dan peluang sektor pariwisata ke depan.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri menjadi kunci utama dalam menjaga tren positif sektor pariwisata daerah.

“Momentum halalbihalal ini bukan hanya tradisi, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat sinergi. Kami melihat sektor perhotelan dan restoran memiliki peran vital dalam mendukung citra Balikpapan sebagai kota jasa dan pariwisata,” ujar Ratih.

Ia menjelaskan, kinerja sektor perhotelan di Balikpapan menunjukkan tren pemulihan sejak 2025, didorong oleh meningkatnya kegiatan MICE (Meetings, Incentives, Conferences, and Exhibitions) serta posisi strategis kota sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurut Ratih, tantangan ke depan tidak hanya soal peningkatan jumlah kunjungan, tetapi juga kualitas layanan. Pelaku usaha diharapkan mampu menjaga standar pelayanan, kebersihan, keamanan, serta terus berinovasi menghadapi persaingan yang semakin ketat.

“Balikpapan adalah etalase bagi IKN. Karena itu, kualitas pelayanan harus menjadi prioritas bersama agar wisatawan dan tamu yang datang mendapatkan pengalaman terbaik,” katanya.

Pergerakan Ekonomi Lokal

Sementara itu, pemerintah kota juga terus menyiapkan berbagai agenda event dan pariwisata sepanjang 2026 guna mendorong pergerakan ekonomi lokal. Kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan tingkat hunian hotel. Serta menggeliatkan sektor kuliner dan jasa lainnya.

Ratih menambahkan, keberhasilan pembangunan pariwisata tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan komitmen bersama antara pemerintah, asosiasi, dan pelaku usaha untuk menciptakan ekosistem yang berkelanjutan.

“Dengan kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, kami optimistis Balikpapan akan semakin dipercaya sebagai destinasi unggulan. Baik untuk kegiatan bisnis maupun wisata,” ujarnya.

Melalui tema “Satukan Hati dengan Mempererat Silaturahmi”, kegiatan ini diharapkan menjadi penguat hubungan antar pelaku industri sekaligus membuka peluang kerja sama baru yang berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Di tengah dinamika pembangunan dan peran strategisnya menuju IKN. Balikpapan terus berbenah menjadi kota yang nyaman, ramah, dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.***

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses