PLN Kaltimra Raih Penghargaan, Agrowisata Desa Api-Api Jadi Bukti Listrik Bisa Gerakkan Ekonomi
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Komitmen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) dalam mendorong pemberdayaan masyarakat kembali mendapat apresiasi.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memberikan penghargaan kepada PLN atas kontribusinya. Tepatnya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), khususnya dalam pengembangan Puncak Agrowisata Desa Api-Api.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor kepada perwakilan manajemen PLN UID Kaltimra. Ini dalam Rapat Koordinasi TJSL Kabupaten PPU bertema Sinergi dan Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Badan Usaha dalam Pembangunan Daerah. Acara berlangsung di Kantor Bupati PPU, Selasa (14/7/2026).
Program pengembangan Puncak Agrowisata Desa Api-Api dinilai berhasil menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Selain memperkuat sektor pariwisata berbasis potensi lokal, program tersebut juga membuka peluang usaha baru. Lalu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa.
Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor, menyampaikan apresiasi kepada PLN bersama badan usaha lain yang aktif mendukung pembangunan daerah melalui program TJSL.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada PLN dan seluruh badan usaha yang telah menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah melalui program TJSL. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengoptimalkan potensi yang dimiliki daerah. Kami berharap sinergi ini terus diperkuat melalui program-program yang terencana, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Mudyat.
Motivasi Bagi PLN
Mewakili manajemen PLN UID Kaltimra, Manager ULP Petung, Retno Wulandari, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi PLN. Utamanya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat jangka panjang.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan program TJSL yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Melalui pengembangan kawasan Puncak Agrowisata Desa Api-Api, PLN berharap potensi wisata lokal dapat terus berkembang, membuka peluang usaha bagi masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. Kami akan terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat agar manfaat program ini semakin luas dan berkelanjutan,” ungkap Retno.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa peran PLN tidak hanya memastikan keandalan pasokan listrik, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat melalui berbagai program TJSL.
“Bagi PLN, menghadirkan listrik yang andal merupakan fondasi utama dalam mendukung kehidupan masyarakat. Namun, peran kami tidak berhenti di sana. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, kami berupaya menciptakan dampak yang lebih luas. Dengan memberdayakan masyarakat, mengembangkan potensi lokal, serta menjaga keberlanjutan lingkungan,” katanya.
Chaliq meyakini bahwa kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan akan melahirkan inovasi-inovasi sosial. Utamanya yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah.***
Penulis: Samsul
Sumber: Siaran Pers PLN Kaltimra
Editor: Donny
BACA JUGA
