Polda Kaltim Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Pantai Lamaru, Gubernur: Benteng Perlindungan Pesisir

Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, dan Gubernur Rudi Mas'ud melakukan penanaman bibit mangrove di Lamaru Balikpapan (foto : Pemprov)
Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, dan Gubernur Rudi Mas'ud melakukan penanaman bibit mangrove di Lamaru Balikpapan (foto : Pemprov)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud menegaskan pentingnya gerakan penanaman mangrove sebagai benteng perlindungan pesisir sekaligus investasi lingkungan jangka panjang bagi generasi mendatang.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur yang akrab disapa Harum saat menghadiri kegiatan penanaman mangrove yang digelar Polda Kaltim dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Pantai Lamaru, Balikpapan, Kamis (25/6/2026).

Dalam kesempatan itu, Harum mengapresiasi langkah Polda Kaltim yang tidak hanya berfokus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pelestarian lingkungan hidup.

“Ini bukan sekadar investasi lingkungan, tetapi juga bentuk pengabdian yang akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang,” kata Harum.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Kaltim.

“Semoga Polri senantiasa hadir di hati dan di tengah-tengah masyarakat serta terus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.

Mangrove Jadi Benteng Pesisir Kaltim

Menurut Harum, gerakan penanaman mangrove perlu dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial tahunan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kawasan pesisir Kalimantan Timur dari ancaman abrasi, intrusi air laut, hingga dampak perubahan iklim.

“Kegiatan ini bukan hanya aksi sosial, melainkan bagian dari ikhtiar bersama untuk menjaga dan menyelamatkan lingkungan demi masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Ia menjelaskan, mangrove memiliki fungsi strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain menahan abrasi dan mencegah masuknya air laut ke daratan, hutan mangrove juga menjadi habitat berbagai biota laut, menjaga keanekaragaman hayati, serta berperan besar dalam menyerap emisi karbon.

“Luar biasa manfaat mangrove ini. Karena itu, upaya pelestarian dan penanaman mangrove harus terus kita dorong bersama,” tambahnya.

Polda Kaltim Sudah Tanam 5.000 Bibit Mangrove

Kegiatan diawali dengan apel yang dipimpin Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro. Apel diikuti personel Polda Kaltim, unsur TNI, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

Kapolda Kaltim mengungkapkan, penanaman mangrove telah dimulai beberapa hari sebelumnya sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan bentuk komitmen Polri dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Hingga hari ini telah tertanam 5.000 bibit mangrove. Kami berharap upaya ini dapat memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di masa yang akan datang,” ujar Irjen Pol Endar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim Joko Istanto, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kaltim Irhan Hukmaidy, Kepala BPDAS Wilayah Kaltim Rintan Nilaywati, jajaran Pejabat Utama Polda Kaltim, Forkopimda Balikpapan, Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, serta relawan dari berbagai elemen masyarakat.

Sumber : Pemprov

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses