Prakiraan Cuaca Kaltim Jumat 14 Agustus 2026; Balikpapan Berawan, Mahakam Ulu Berpotensi Hujan

Kota Balikpapan /Jo/IST
Kota Balikpapan (foto : Inibalikpapan)

BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di sejumlah wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) pada Jumat, 14 Agustus 2026, didominasi cerah hingga berawan.

Berdasarkan laman resmi BMKG, Mahakam Ulu menjadi wilayah yang berpotensi mengalami hujan ringan, dengan suhu 20–26 derajat Celsius dan kelembapan 73–99 persen. Sementara sebagian besar wilayah lain diprakirakan cerah, cerah berawan, berawan hingga udara kabur.

Berikut prakiraan cuaca Kaltim pada Jumat (14/8/2026):

WilayahPrakiraanSuhu
PaserCerah23–32°C
Kutai KartanegaraUdara kabur24–33°C
BerauCerah berawan24–32°C
Kutai BaratBerawan24–32°C
Kutai TimurBerawan23–31°C
Penajam Paser UtaraCerah24–31°C
Mahakam UluHujan ringan20–26°C
BalikpapanBerawan26–30°C
SamarindaCerah25–32°C
BontangBerawan25–31°C

Samarinda Cerah, Suhu Bisa Capai 32 Derajat

Untuk Kota Samarinda, BMKG memprakirakan cuaca cerah dengan suhu 25–32°C dan kelembapan 66–93 persen. Kondisi serupa juga terlihat di sejumlah kecamatan, meski kondisi cuaca dapat berbeda antarwilayah.

Sementara Balikpapan diprakirakan berawan dengan suhu 26–30°C dan kelembapan 68–87 persen. Bontang juga diprakirakan berawan dengan suhu 25–31°C.

Waspada Cuaca Kering dan Potensi Karhutla

Prakiraan ini perlu menjadi perhatian karena BMKG juga memprakirakan potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) kategori occasional di Kalimantan Timur pada periode 14–20 Agustus 2026. Kategori ini menunjukkan cakupan spasial maksimum 50–75 persen.

Di sisi lain, kondisi musim kemarau tetap perlu diwaspadai. BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Indonesia umumnya memiliki curah hujan bawah normal atau lebih kering dari kondisi normal.

Karena itu, masyarakat Kaltim tetap perlu mewaspadai perubahan cuaca secara cepat, terutama aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan di tengah kondisi yang relatif kering.

Penulis : Abraham Johan

Editor : Abraham Johan

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses