Disdikbud Balikpapan Perkuat Standar Sanitasi Sekolah Dukung Keberlanjutan Program MBG

Kepala Disdikbud Balikpapan Irfan Taufik

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Pemerintah Kota Balikpapan terus memperkuat kesiapan sarana pendukung pendidikan guna menyukseskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah-sekolah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memastikan seluruh fasilitas sanitasi, termasuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), berfungsi dengan baik dan memenuhi standar kesehatan lingkungan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Irfan Taufik, mengatakan perbaikan fasilitas IPAL yang sebelumnya dilakukan di sejumlah sekolah kini telah selesai. Dengan kondisi tersebut, seluruh sekolah penerima manfaat program MBG dapat menjalankan kegiatan secara optimal tanpa kendala terkait sarana sanitasi.

Menurut Irfan, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya ditentukan oleh kualitas makanan yang diberikan kepada siswa, tetapi juga ditunjang oleh lingkungan sekolah yang sehat, bersih, dan aman. Karena itu, pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap kelayakan fasilitas pendukung di setiap sekolah.

“Program MBG harus didukung sarana yang memadai. Selain memastikan makanan yang diberikan memenuhi kebutuhan gizi siswa, aspek sanitasi dan kebersihan lingkungan sekolah juga harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa hasil evaluasi sebelumnya menemukan sejumlah sekolah yang memerlukan penyesuaian fasilitas IPAL. Pemerintah kemudian melakukan langkah perbaikan agar sistem pengelolaan limbah di sekolah dapat berjalan lebih baik dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dari hasil pendataan, sekitar 12 sekolah menjadi prioritas pembenahan. Seluruh pekerjaan tersebut kini telah selesai sehingga tidak ada lagi kendala yang dapat memengaruhi pelaksanaan program MBG di sekolah penerima manfaat.

“Semua perbaikan sudah tuntas. Fasilitas yang sebelumnya perlu penyesuaian kini sudah berfungsi dengan baik dan mendukung kegiatan sekolah maupun program MBG,” kata Irfan.

Tetap Berjalan Normal

Ia menambahkan, selama proses pembenahan berlangsung, aktivitas belajar mengajar tetap berjalan normal. Program MBG juga tetap dilaksanakan dengan pengawasan dari pemerintah daerah bersama pihak terkait agar pelayanan kepada peserta didik tidak terganggu.

Menurutnya, perhatian terhadap sanitasi sekolah merupakan investasi jangka panjang dalam mendukung kualitas pendidikan. Lingkungan sekolah yang sehat akan membantu menciptakan suasana belajar yang nyaman sekaligus mendukung kesehatan peserta didik.

Irfan menilai Program Makan Bergizi Gratis memiliki manfaat besar dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah. Selain membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak, program tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan fokus belajar dan mendukung tumbuh kembang siswa secara optimal.

“Anak-anak membutuhkan asupan gizi yang baik agar dapat belajar dengan maksimal. Karena itu, seluruh komponen pendukung program harus dipastikan berjalan sesuai standar,” jelasnya.

Ke depan, Disdikbud Balikpapan akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap fasilitas sekolah, termasuk sarana sanitasi dan infrastruktur pendukung lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh program pendidikan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi peserta didik.

Dengan selesainya perbaikan IPAL di sejumlah sekolah, Pemerintah Kota Balikpapan optimistis pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis akan semakin efektif serta mampu mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan berkualitas bagi seluruh siswa.(***/Adv Diskominfo Balikpapan)

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses