Profil Timnas Argentina di Piala Dunia 2026: Bidik Back-to-Back Juara, Messi dan Scaloni Jadi Kunci
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Timnas Argentina menatap Piala Dunia FIFA 2026 dengan ambisi besar: mempertahankan gelar juara dunia sekaligus mencatat sejarah sebagai tim pertama yang meraih back-to-back sejak era Brasil pada 1958 dan 1962.
Sebagai juara bertahan dan penguasa Amerika Selatan usai menjuarai Copa America 2024, skuad asuhan Lionel Scaloni datang ke turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan kepercayaan diri tinggi. Argentina juga tampil dominan di kualifikasi zona CONMEBOL dengan finis sebagai pemuncak klasemen.
Dipimpin megabintang Lionel Messi, Albiceleste bertekad melanjutkan era keemasan yang telah mereka bangun dalam beberapa tahun terakhir.
Lionel Scaloni, Arsitek Era Keemasan Argentina
Kesuksesan Argentina tak lepas dari tangan dingin Lionel Scaloni. Ditunjuk sebagai pelatih sementara pada 2018, Scaloni menjelma menjadi sosok kunci di balik transformasi tim nasional.
Ia melakukan regenerasi skuad dengan memasukkan nama-nama seperti Giovani Lo Celso, Rodrigo De Paul, dan Lautaro Martínez, serta membangun gaya bermain agresif berbasis penguasaan bola.
Momentum kebangkitan Argentina dimulai dari gelar Copa America 2021, yang mengakhiri puasa trofi hampir 30 tahun. Setelah itu, Scaloni membawa Argentina menjuarai Finalissima, Piala Dunia 2022, hingga kembali meraih Copa America 2024.
Jadwal dan Grup Argentina di Piala Dunia 2026
Argentina tergabung dalam grup yang relatif kompetitif dengan jadwal sebagai berikut:
- 16 Juni: Argentina vs Aljazair (Kansas City Stadium)
- 22 Juni: Argentina vs Austria (Dallas Stadium)
- 27 Juni: Yordania vs Argentina (Dallas Stadium)
Lolos Meyakinkan dari Kualifikasi
Argentina memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 lebih awal berkat hasil kualifikasi yang impresif. Mereka bahkan sudah mengunci kelolosan sebelum menghadapi Brasil, yang kemudian mereka kalahkan telak 4-1 di Estadio Monumental.
La Albiceleste menutup kualifikasi dengan keunggulan sembilan poin atas pesaing terdekat, Ekuador.
Sejarah Gemilang di Piala Dunia
Argentina merupakan salah satu kekuatan besar sepak bola dunia dengan tiga gelar juara Piala Dunia (1978, 1986, dan 2022).
Gelar 1978 diraih di kandang sendiri dengan Mario Kempes sebagai bintang, sementara pada 1986 Diego Maradona tampil fenomenal di Meksiko. Pada edisi 2022 di Qatar, Lionel Messi akhirnya menyempurnakan kariernya dengan membawa Argentina kembali ke puncak dunia.
Secara keseluruhan, Argentina telah tampil dalam 19 edisi Piala Dunia dengan catatan 47 kemenangan dari 88 pertandingan.
Messi, Raja Statistik Argentina
Lionel Messi tak hanya menjadi ikon, tetapi juga pemegang berbagai rekor penting. Ia tercatat sebagai pencetak gol terbanyak Argentina di Piala Dunia dengan 13 gol, melampaui Gabriel Batistuta.
Selain itu, Messi juga memegang rekor penampilan terbanyak di Piala Dunia dengan 26 laga, menjadikannya salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah turnamen.
Misi Sejarah di 2026
Dengan kombinasi pengalaman, kedalaman skuad, dan mental juara, Argentina memiliki peluang besar untuk kembali melangkah jauh di Piala Dunia 2026.
Jika mampu mempertahankan gelar, Argentina tidak hanya mengukuhkan dominasi global, tetapi juga mencatatkan diri dalam sejarah sebagai tim pertama dalam lebih dari enam dekade yang berhasil menjadi juara dunia secara beruntun.
Piala Dunia 2026 pun menjadi panggung pembuktian terakhir bagi generasi emas Argentina—apakah mereka mampu mengukir sejarah baru atau sekadar mempertahankan reputasi sebagai raksasa sepak bola dunia.
Skuat Timnas Argentina
Kiper
- Gerónimo Rulli — Olympique de Marseille
- Juan Musso — Atlético Madrid
- Emiliano Martinez – Aston Villa
Bek
- Nahuel Molina — Atlético Madrid
- Gonzalo Montiel — River Plate
- Cristian Romero — Tottenham Hotspur
- Leonardo Balerdi — Olympique de Marseille*
- Nicolás Otamendi — Benfica
- Lisandro Martínez — Manchester United
- Nicolás Tagliafico — Olympique Lyonnais
- Facundo Medina — Olympique de Marseille
Gelandang
- Leandro Paredes — Boca Juniors
- Alexis Mac Allister — Liverpool
- Rodrigo De Paul — Inter Miami
- Giovani Lo Celso — Real Betis
- Exequiel Palacios — Bayer Leverkusen
- Enzo Fernández — Chelsea
- Valentín Barco — RC Strasbourg
Penyerang
- Lionel Messi — Inter Miami
- Julián Álvarez — Atlético Madrid
- Lautaro Martínez — Inter Milan
- Thiago Almada — Atlético Madrid
- Nico Paz — Como 1907
- Nicolás González — Atlético Madrid
- Giuliano Simeone — Atlético Madrid
- José Manuel López — Palmeiras
Sumber : FIFA / Transmarkt
BACA JUGA
