Satkamling Jadi Benteng Awal Cegah Gangguan Kamtibmas di Balikpapan

Apel Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di halaman Polresta Balikpapan.(Foto:Samsul/Inibalikpapan.com)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com  — Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Balikpapan dinilai tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum.

Kewaspadaan warga di lingkungan tempat tinggal menjadi benteng awal untuk mencegah persoalan kecil berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.

Pesan tersebut disampaikan Wakapolresta Balikpapan AKBP Fauzan Arianto dalam amanat Apel Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di halaman Polresta Balikpapan.

Ia mengingatkan bahwa pola gangguan kamtibmas saat ini turut dipengaruhi perkembangan ruang digital yang memungkinkan sebuah peristiwa menyebar luas hanya dalam hitungan menit.

Menurut Fauzan, sebuah kejadian di tengah masyarakat tidak lagi berhenti pada lokasi peristiwa. Informasi yang tidak utuh, komentar provokatif, hingga kabar bohong dapat berkembang menjadi keresahan publik apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.

Ia mencontohkan sejumlah peristiwa di daerah lain yang bermula dari persoalan masyarakat maupun percakapan di ruang digital, tetapi kemudian berkembang menjadi perhatian luas.

“Di era digital, sebuah kejadian tidak lagi berhenti di tempat kejadian perkara, namun dapat berkembang menjadi persepsi, keresahan, bahkan konflik apabila tidak ditanggulangi dan ditangani secara cepat dan tepat,” kata Fauzan, Kamis (13/8/2026).

Karena itu, Fauzan menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kondusivitas Balikpapan. Satkamling, kata dia, harus kembali menjadi bagian penting dalam sistem pencegahan gangguan keamanan berbasis lingkungan.

Ia meminta warga menjadi teladan ketertiban dengan mematuhi aturan, menghormati sesama, serta menjaga etika. Baik di ruang publik maupun ruang digital.

Masyarakat juga diminta tidak mudah menyebarkan provokasi, hoaks, ujaran kebencian, maupun ajakan kekerasan. Setiap informasi perlu diperiksa kebenarannya sebelum dibagikan.

Cegah Tindak Kejahatan

Selain itu, persoalan yang muncul di lingkungan masyarakat diharapkan diselesaikan melalui musyawarah dan komunikasi. Fauzan mengingatkan warga untuk menghindari tindakan main hakim sendiri.

“Kita harus mengutamakan musyawarah dan komunikasi yang menyejukkan. Apabila muncul persoalan, selesaikan secara bermartabat,” ujarnya.

Warga juga didorong mengaktifkan kembali kewaspadaan lingkungan untuk mencegah pencurian, begal, tawuran, dan berbagai gangguan ketertiban lainnya.

Fauzan meminta masyarakat segera melaporkan setiap indikasi gangguan kamtibmas melalui layanan kepolisian 110 agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.

Menurut dia, keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Ketika masyarakat mampu menjaga kerukunan dan kekompakan, potensi gangguan dapat ditekan sejak dini.

“Karena saat kita rukun dan kompak, gangguan akan mengecil sebelum membesar, perselisihan akan selesai sebelum meluas, dan rasa aman akan lebih cepat dirasakan masyarakat,” katanya.

Bagi Fauzan, menjaga keamanan pada akhirnya bukan sekadar tugas aparat, melainkan bentuk kepedulian terhadap sesama. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan cinta terhadap kota, Balikpapan diharapkan tetap menjadi ruang hidup yang aman, nyaman, dan damai bagi seluruh warganya.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses