Sebanyak 63.548 Paket Seragam Gratis Dibagikan ke Siswa se-Kaltim
SAMARINDA, Inibalikpapan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai menyalurkan paket perlengkapan seragam sekolah gratis bagi peserta didik SMA/MA, SMK, dan SLB, termasuk sekolah swasta di seluruh kabupaten/kota.
Program yang menjadi salah satu janji utama Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji tersebut ditandai dengan penyerahan simbolis kepada siswa kelas X SMA Negeri 10 Samarinda di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (1/9/2026).
Paket yang diberikan tidak hanya berupa seragam. Setiap paket terdiri atas seragam putih abu-abu, topi atau jilbab, tas, dan sepatu.
Penyerahan simbolis tersebut turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Armin, kepala sekolah, guru, serta perwakilan orang tua siswa.
“Terima kasih ya. Pak Kadis, Ibu Kepala Sekolah. Sudah selesai. Semoga semuanya sukses. Terus belajar ya,” ujar Rudy Mas’ud, dikutip dari IG Pemprov.
63 Ribu Paket Seragam Gratis
Plt Kepala Disdikbud Kaltim Armin mengatakan penyerahan simbolis oleh gubernur menjadi tanda dimulainya distribusi perlengkapan seragam Gratispol ke sekolah-sekolah di seluruh Kaltim.
Total program tersebut mencakup 63.548 paket yang terdiri dari 34.389 paket untuk SMA/MA, 28.308 paket untuk SMK, dan 851 paket untuk SLB.
Paket tersebut akan disalurkan kepada peserta didik di 576 sekolah, terdiri atas 332 SMA/MA, 208 SMK, dan 36 SLB.
Armin menegaskan program tersebut tidak hanya menyasar sekolah negeri. Peserta didik di sekolah swasta juga masuk dalam cakupan penerima.
“Ini adalah bentuk kepedulian yang tinggi Pemprov Kaltim kepada anak-anak dan para orang tua, supaya anak-anak kita semangat. Jadi beliau (Gubernur) memberikan semangat untuk belajar. Mudah-mudahan anak-anak kita menjadi sukses,” kata Armin.
Distribusi Dimulai, Sekolah Unggulan Jadi Tahap Awal
Distribusi perdana untuk SMA negeri unggulan telah dilakukan di tiga sekolah.
Rinciannya, 355 paket untuk SMA Negeri 10 Samarinda, 144 paket untuk SMA Negeri 3 Tenggarong, dan 36 paket untuk SMA Negeri 2 Sangatta Utara.
Penyaluran kemudian diperluas secara bertahap sesuai kesiapan pengadaan dan kondisi wilayah penerima.
Untuk jenjang SLB, distribusi dijadwalkan mulai 2 September 2026. Sebanyak 851 paket akan disalurkan kepada siswa di 36 SLB se-Kaltim.
Sementara pembagian perdana untuk jenjang SMK direncanakan mulai 4 September 2026 di Samarinda dan Balikpapan. Tahap awal tersebut mencakup 14 sekolah dengan sekitar 3.700 siswa penerima.
Pemprov Targetkan Akhir September Rampung
Pemprov Kaltim menargetkan proses produksi dan pengadaan perlengkapan seragam gratis untuk jenjang SMA dan SMK rampung pada akhir September 2026.
Setelah seluruh perlengkapan tersedia, distribusi akan dilanjutkan mulai awal Oktober ke sekolah-sekolah di seluruh wilayah Kaltim.
Pemerintah daerah juga memastikan distribusi tidak berhenti di kawasan perkotaan. Sekolah di wilayah pelosok menjadi bagian dari sasaran program tersebut.
“Semua target kita paling tidak akhir September sudah rampung. Karena ini bertahap, kita harus bawa ke daerah-daerah dan menyerahkannya di sana. Mudah-mudahan awal Oktober semua sudah sampai ke pelosok,” ujar Armin.
Bukan Sekadar Seragam, Beban Orang Tua Dikurangi
Program seragam gratis tersebut menjadi bagian dari Gratispol Pendidikan, yang dirancang Pemprov Kaltim untuk memberikan dukungan pendidikan sekaligus meringankan beban orang tua.
Dengan cakupan lebih dari 63 ribu paket, pemerintah daerah menempatkan bantuan perlengkapan sekolah sebagai salah satu instrumen untuk memastikan peserta didik dapat mengikuti pendidikan dengan perlengkapan yang memadai.
Tantangan berikutnya adalah memastikan proses distribusi berjalan tepat sasaran dan tidak terhambat, terutama untuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil.
Pemprov Kaltim menargetkan seluruh paket dapat diterima siswa secara bertahap setelah proses pengadaan selesai.
Program tersebut juga menjadi ujian bagi pelaksanaan Gratispol Pendidikan. Sebab, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh penyerahan simbolis, tetapi oleh sejauh mana 63.548 paket benar-benar sampai ke tangan siswa di 576 sekolah di seluruh Kaltim, termasuk wilayah pelosok dan sekolah swasta.
Editor : Abraham Johan
BACA JUGA
