Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Balikpapan Kerahkan 494 Petugas 

Kepala BPS Kota Balikpapan, Marinda Dama Prianto, mengatakan kegiatan pendataan dilakukan berdasarkan kondisi de facto atau sesuai keberadaan warga saat ini. (Foto: Samsul/Inibalikpapan)

BALIKPAPAN,Inibalikpapan.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan mulai melaksanakan pendataan dalam rangka Sensus Ekonomi 2026 sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Pendataan ini tidak hanya bertujuan memotret kondisi dan struktur usaha pascapandemi COVID-19, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperbarui data kependudukan guna mendukung ketepatan berbagai program pemerintah.

Kepala BPS Kota Balikpapan, Marinda Dama Prianto, mengatakan sensus ekonomi tahun ini memiliki peran strategis dalam menyediakan data terbaru mengenai dinamika perekonomian daerah yang mengalami banyak perubahan dalam beberapa tahun terakhir.

“Pendataan sensus ekonomi dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran struktur usaha di Kota Balikpapan. Kita mengetahui bahwa setelah COVID-19 terjadi berbagai disrupsi, sehingga kita ingin melihat perubahan yang terjadi, termasuk sektor-sektor usaha yang menjadi penopang utama perekonomian daerah,” ujar Marinda.

Menurutnya, hasil sensus akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Pemerintah dapat mengetahui sektor ekonomi yang tumbuh, sektor yang mengalami perlambatan, hingga pola usaha masyarakat yang berkembang di tengah perubahan kondisi ekonomi.

Tak hanya memotret aktivitas ekonomi, BPS juga memanfaatkan momentum ini untuk melakukan pemutakhiran data kependudukan. Data tersebut nantinya dapat digunakan sebagai bahan penyusunan desil kesejahteraan masyarakat.

“Pemutakhiran data kependudukan ini diharapkan dapat mendukung berbagai program pemerintah, termasuk penyaluran bantuan sosial maupun bantuan langsung tunai agar semakin tepat sasaran,” katanya.

Untuk mendukung pelaksanaan pendataan, BPS Balikpapan mengerahkan sebanyak 494 petugas, terdiri atas 57 petugas pengawas dan 437 petugas pendata lapangan. Mereka akan bekerja hingga tingkat rukun tetangga (RT) di seluruh wilayah Kota Balikpapan.

Peningkatan Kualitas Data

Marinda menjelaskan, pemberitahuan kepada para ketua RT telah disampaikan melalui kelurahan dengan dukungan Pemerintah Kota Balikpapan. BPS juga menyampaikan apresiasi atas fasilitasi yang diberikan pemerintah daerah dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Balikpapan atas dukungan yang diberikan. Kami berharap masyarakat dapat menerima petugas sensus dengan baik serta memberikan jawaban yang jujur dan sesuai kondisi sebenarnya,” ujarnya.

BPS menargetkan seluruh proses pendataan dapat rampung pada akhir Agustus 2026. Namun, pihaknya berupaya agar pekerjaan lapangan selesai lebih cepat, yakni pada pertengahan Agustus, sehingga tersedia waktu untuk melakukan pemeriksaan dan peningkatan kualitas data.

Berbeda dengan pendataan yang hanya menyasar pelaku usaha, Marinda menegaskan Sensus Ekonomi 2026 kali ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Berdasarkan data sementara dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), terdapat sekitar 766 ribu jiwa penduduk Balikpapan yang akan didata melalui kunjungan langsung ke setiap keluarga.

Melalui pendataan yang menyeluruh, BPS berharap dapat menghadirkan potret terkini kondisi sosial ekonomi masyarakat Balikpapan. Data yang akurat dinilai menjadi fondasi penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan, memperkuat perlindungan sosial, serta memastikan setiap program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.***

Penulis : Samsul

Editor : Ramadani

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses