Spanyol Waspadai Debutan Cabo Verde, Sang Juara Eropa Tak Mau Terpeleset di Laga Perdana
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Spanyol akan memulai perburuan gelar Piala Dunia 2026 dengan menghadapi debutan Cabo Verde pada laga Grup H di Atlanta Stadium, Senin (15/6/2026).
Di atas kertas, juara dunia 2010 dan juara Eropa 2024 itu jauh lebih diunggulkan. Namun pelatih Spanyol Luis de la Fuente menegaskan timnya tidak akan meremehkan Cabo Verde yang tampil untuk pertama kalinya di putaran final Piala Dunia.
Menurut De la Fuente, Cabo Verde memiliki organisasi permainan yang baik dan dihuni banyak pemain yang berkompetisi di Eropa.
“Mereka adalah tim yang memiliki konsep taktik yang sangat jelas. Mereka membangun serangan dengan baik dan memiliki pemain-pemain yang kuat secara fisik. Banyak dari mereka bermain di Eropa dan berada pada level kompetitif yang tinggi,” kata De la Fuente.
Karena itu, Spanyol dituntut tampil dalam performa terbaik sejak menit awal.
“Ini akan menjadi pertandingan yang mengharuskan kami berada di level terbaik untuk bisa bersaing dan memenangkan pertandingan,” ujarnya.
Gelandang Spanyol Mikel Merino juga mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena dengan status unggulan.
“Yang terpenting adalah fokus kepada diri sendiri dan apa yang harus kami lakukan dengan baik. Kami harus menjalani pertandingan ini dengan serius,” kata Merino.
Ia mengakui kemenangan di laga pembuka penting untuk membangun momentum, tetapi bukan jaminan kesuksesan di turnamen.
“Memulai dengan baik memang penting, tetapi itu juga tidak menentukan hasil akhir turnamen,” tambahnya.
Cabo Verde Datang Tanpa Rasa Takut
Di kubu lawan, pelatih Cabo Verde Bubista memastikan timnya tidak datang ke Amerika Serikat hanya untuk menjadi pelengkap.
Ia ingin timnya menampilkan identitas permainan yang sama seperti saat sukses lolos dari babak kualifikasi.
“Kami ingin menunjukkan apa yang sudah kami lakukan selama kualifikasi. Kami ingin bertanding dengan identitas kami sendiri, bermain dengan keberanian dan organisasi yang baik agar dunia melihat seperti apa tim dan negara kami,” ujar Bubista.
Meski menyadari kualitas Spanyol, ia menegaskan hasil pertandingan tetap ditentukan di lapangan.
“Kami tahu betapa sulitnya pertandingan ini dan kami memahami kualitas Spanyol. Tetapi sepak bola tetap dimainkan di atas lapangan,” katanya.
Kapten Cabo Verde Ryan Mendes juga menilai siapa pun pemain yang diturunkan Spanyol tetap akan menjadi ancaman serius.
“Spanyol mungkin lebih kuat jika diperkuat Lamine Yamal, tetapi siapa pun yang bermain tetap akan menyulitkan Cabo Verde,” ujarnya.
Menurut Mendes, kunci bagi timnya adalah bertahan dengan disiplin dan memanfaatkan peluang sekecil apa pun.
“Kami harus tampil baik dalam bertahan dan mencoba memanfaatkan ruang yang mungkin muncul selama pertandingan. Kami menghadapi salah satu tim terbaik di dunia dan harus berada dalam performa terbaik,” kata Mendes.
Debut Bersejarah Cabo Verde
Laga ini akan menjadi pertandingan bersejarah bagi Cabo Verde yang untuk pertama kalinya tampil di Piala Dunia. Negara kepulauan di Afrika itu menjadi salah satu negara dengan populasi terkecil yang berhasil menembus putaran final.
Sementara bagi Spanyol, pertandingan ini menjadi langkah awal dalam ambisi menambah koleksi gelar dunia kedua setelah sukses pada edisi 2010 di Afrika Selatan.***
Penulis: Donny Moslem
Editor: Donny
BACA JUGA
