Syukuran Prestasi PKK dan Ulang Tahun Bunda PAUD di Balikpapan Jadi Momentum Berbagi dengan Anak Yatim
BALIKPAPAN, inibalikpapan.com – Rasa syukur atas prestasi Kota Balikpapan sebagai Juara Umum Lomba PKK pada Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK se-Kalimantan Timur diwujudkan lewat kegiatan sederhana namun penuh makna.
Syukuran tersebut dirangkai dengan peringatan ulang tahun Ketua TP PKK sekaligus Bunda PAUD Kota Balikpapan, Hj. Nur Lena. Acara diisi doa bersama serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim dan piatu.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, meski di tengah padatnya agenda pemerintahan, momen syukuran tetap penting sebagai bentuk rasa syukur atas berbagai pencapaian yang diraih Kota Balikpapan.
“Ini adalah bentuk rasa syukur atas prestasi TP PKK Kota Balikpapan yang berhasil menjadi Juara Umum PKK tingkat Kalimantan Timur. Sekaligus ungkapan syukur atas bertambahnya usia Ibu Hj. Nur Lena. Karena itu kami mengundang anak-anak yatim dan piatu untuk berdoa bersama,” ujarnya.
Menurut Rahmad, kehadiran anak-anak yatim bukan sekadar melengkapi acara. Doa mereka memiliki makna istimewa sekaligus menjadi pengingat pentingnya berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pendataan Anak Yatim Harus Terus Diperbarui
Dalam kesempatan itu, Rahmad juga meminta kepedulian terhadap anak-anak yatim tidak berhenti pada kegiatan seremonial.
Ia menginstruksikan jajaran TP PKK Kota Balikpapan agar terus memperbarui pendataan anak yatim dan piatu di setiap wilayah. Data tersebut dinilai penting agar pemerintah bersama PKK bisa memastikan seluruh anak mendapatkan hak yang sama, terutama dalam mengakses pendidikan.
“Jangan sampai ada anak yatim atau piatu yang putus sekolah hanya karena luput dari perhatian. Pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan mereka, sehingga kita harus memastikan mereka tetap mendapatkan kesempatan belajar dengan baik,” tegasnya.
Rahmad berharap sinergi antara pemerintah daerah, TP PKK, dan masyarakat terus diperkuat melalui berbagai program sosial yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya prestasi yang diraih, tetapi juga dari kepedulian pemerintah dalam melindungi dan membantu kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Dengan semangat gotong royong dan berbagi, Balikpapan diharapkan tidak hanya mampu mempertahankan prestasi, tetapi juga menjadi kota yang semakin ramah, inklusif, serta memberi harapan bagi setiap anak untuk meraih masa depan yang lebih baik.***
Penulis: Amir
Editor: Rizki
BACA JUGA
