Wajib Tekuk Persela atau Mimpi Super League Sirna?
LAMONGAN, Inibalikpapan.com — PS Barito Putera mengusung misi hidup mati dalam lawatan ke markas Persela Lamongan di Stadion Surajaya, Sabtu (25/4/2026) sore ini. Laskar Antasari tidak memiliki pilihan lain selain membawa pulang tiga poin jika ingin menjaga napas dalam perburuan tiket promosi ke Super League musim depan.
Kegagalan meraih poin penuh di Lamongan bisa menjadi kiamat bagi ambisi Barito, terutama jika dua rival terberatnya, PSS Sleman dan Persipura Jayapura, berhasil mengamankan kemenangan pada pekan yang sama.
Teco Evaluasi Total Lini Pertahanan
Pelatih Barito Putera, Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues (Teco), mengaku telah membenahi kelemahan timnya. Hasil imbang dramatis 3-3 melawan Persiba Balikpapan pada laga sebelumnya menjadi pelajaran berharga, terutama di sektor pertahanan.
“Kami sudah kerja keras dalam latihan di Banjarmasin untuk memperbaiki semua aspek dari pertandingan terakhir. Pertandingan besok sangat penting, kami masih mau bersaing di kompetisi ini,” tegas pelatih asal Brasil tersebut, Jumat (24/4).
Teco juga menyadari posisi Persela yang bermain tanpa beban karena sudah aman dari degradasi namun tidak memiliki peluang promosi. “Kami tahu Persela tim bagus, tapi motivasi kami harus lebih besar karena kami masih mengejar target promosi,” imbuhnya.
Peta Persaingan: Bergantung pada Hasil Rival
Posisi Barito Putera di klasemen saat ini sangat terjepit oleh dua kompetitor utama:
- PSS Sleman: Unggul 3 poin atas Barito (Barito unggul head-to-head). PSS akan bertandang ke markas Persiba Balikpapan, Minggu (26/4).
- Persipura Jayapura: Unggul 1 poin atas Barito (Persipura menang rekor pertemuan). Mutiara Hitam dijadwalkan bertamu ke kandang Persipal FC.
Situasi ini membuat Bayu Pradana dan kawan-kawan wajib menang untuk memberikan tekanan psikologis kepada PSS dan Persipura yang baru akan bertanding esok hari.
Hitung-hitungan Promosi
Jika Barito pulang dengan tangan hampa dari Surajaya, sementara PSS dan Persipura memenangi laga mereka, maka secara matematis peluang Barito untuk finis di posisi puncak atau runner-up akan tertutup.
Tekanan berat kini ada di pundak skuat Laskar Antasari. Mereka harus membuktikan bahwa mentalitas pejuang Banua mampu meruntuhkan keangkeran Stadion Surajaya demi menjaga asa kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia. / ileague
BACA JUGA
