Wali Kota Balikpapan Lantik Pengurus Cabang PMII: Mahasiswa Harus Jadi Agen Perubahan dan Jaga Lingkungan
BALIKPAPAN, Inibalikpapan.com — Peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Kota Balikpapan menjadi tonggak sejarah baru bagi regenerasi kepemimpinan mahasiswa.
Dirangkai dengan pelantikan pengurus cabang dan komisariat, acara ini berlangsung khidmat di Rumah Dinas Wali Kota Balikpapan, Minggu (19/4/2026) malam.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, yang hadir langsung melantik para pengurus, menegaskan bahwa kader PMII harus mampu memberikan kontribusi nyata, bukan sekadar menjadi penonton dalam dinamika bangsa.
Mahasiswa Harus Hadir Sebagai Solusi
Mengusung tema nasional “Aksi Nyata PMII untuk Indonesia”, Rahmad Mas’ud mengingatkan bahwa tantangan zaman saat ini jauh lebih kompleks. Menurutnya, PMII memiliki peran strategis dalam mencetak intelektual muda yang matang secara spiritual dan sosial.
“Mahasiswa hari ini harus mampu membaca arah perubahan zaman. Bukan sekadar menjadi penonton, tetapi hadir sebagai agen perubahan yang membawa solusi,” tegas Rahmad dalam sambutannya.
Wali Kota juga menyoroti berbagai isu global yang menuntut adaptasi tinggi dari generasi muda, mulai dari ketidakpastian ekonomi dunia, konflik geopolitik, hingga disrupsi teknologi yang masif.
Soroti Isu Lingkungan dan Ancaman El Nino
Selain isu intelektual, Rahmad Mas’ud menitipkan pesan khusus terkait kepedulian lingkungan. Ia mengingatkan para kader tentang potensi dampak fenomena El Nino yang dapat memicu kekeringan dan krisis air bersih di Balikpapan.
Ia mengajak PMII menjadi pelopor gerakan lingkungan hidup. “Gerakan kecil seperti menghemat air dan energi, jika dilakukan bersama-sama, akan memberikan dampak besar bagi keberlanjutan lingkungan kita,” imbuhnya.
Filter Informasi di Media Sosial
Di era banjir informasi, Wali Kota juga menekankan pentingnya menjaga persatuan. Ia mewanti-wanti mahasiswa agar tidak mudah termakan disinformasi atau hoaks yang bertebaran di media sosial yang berpotensi memecah belah bangsa.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap PMII terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) serta memperkuat nilai-nilai keislaman yang moderat di Kota Beriman.
“Jangan berhenti pada wacana. Terus bergerak dan tebarkan kebaikan untuk membangun Balikpapan sebagai kota yang maju, inklusif, dan berkelanjutan,” tutupnya.
BACA JUGA
